DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 14:05 WIB

Nyaleg dari PAN, Lulung: Konflik PPP Belum Selesai dengan Umat

Mochamad Zhacky - detikNews
Nyaleg dari PAN, Lulung: Konflik PPP Belum Selesai dengan Umat Abraham Lunggana alias Lulung (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Abraham Lunggana alias Lulung membenarkan daftar sebagai bakal caleg dari PAN. Alasannya, Lulung menyebut masih ada konflik dari parpol asalnya, PPP.

"Ente kan tahu kalau konflik PPP itu berkepanjangan. Kemudian kita juga merasa gelisah saat itu. Kemudian sebelum dikatakan konflik itu selesai muncul Pilkada DKI. Nah, dua-dua (Rommy dan Djan Faridz) ini kan dukung Ahok, kemudian saya tidak mendukung Ahok. Kan yang punya hajat saya, Ketua DPW," papar Lulung saat dihubungi, Rabu (18/7/2018).


"Nah saya menentukan sikap bahwa saya tidak ke Ahok. Tapi saya diberhentikan. Nah, siapa yang salah saat itu? Saya menjalankan secara benar, secara organisasi yang benar, secara anggaran dasar dan aturan yang benar, tetapi malah dipecat," sesalnya.

Lulung menilai sikap PPP yang mendukung Ahok masih berbekas sampai sekarang. Dia menyebut PPP sudah tak sejalan dengan amar ma'ruf nahi munkar.

"Tetapi yang menjadi catatan besar adalah PPP hari ini tidak sesuai dengan amar ma'ruf nahi munkar. Tidak sejalan dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang berlandaskan Islam. Oleh karena itu, konflik PPP belum selesai. Sama siapa? Hari ini konflik PPP belum selesai dengan umat, khususnya di Jakarta," ucap Lulung

"Kenapa? Karena umat kecewa. Oleh karenanya umat kecewa, banyak umat, terutama para kiai-kiai, Pak Haji Lulung nggak boleh berhenti di politik tetapi boleh hijrah kepada partai yang berbasis umat. Nah, saya cari dong partai yg berbasis umat apa, yang amanah, ya sudah PAN. PAN, PAN Adalah Nahdlatul Ulama," imbuhnya.


Lulung sebelumnya pernah mengatakan tetap nyaleg di DPRD DKI. Dia mengaku ingin membantu Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies Baswedan.

Namun, sekarang Lulung nyaleg sebagai calon anggota DPR. Dia menyangkal telah mengingkari pernyataannya.

"Pilihan saya begini, pertimbangannya kan kalau kita mau bicara kaderisasi, siapa saja dan dari mana saja. Kalau saya mau bantu Anies, misalkan, kan saya nggak mesti DPRD. Kan saya DPR juga bisa selama saya dapilnya itu (di Jakarta). Kemudian, insyaallah saya kan diberikan menjadi Ketua DPW (PAN DKI)," terang Lulung.
(zak/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed