DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 13:38 WIB

Eks Wapres Boediono Bakal Jadi Saksi di Sidang BLBI Besok

Faiq Hidayat - detikNews
Eks Wapres Boediono Bakal Jadi Saksi di Sidang BLBI Besok Boediono (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Mantan Wakil Presiden Boediono akan bersaksi dalam sidang lanjutan perkara Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dengan terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung pada Kamis, 19 Juli 2018. Boediono akan dimintai keterangannya sebagai Menteri Keuangan 2001-2004.

"(Saksi diperiksa di sidang besok) Pak Boediono," ucap pengacara Syafruddin, Hasbullah, kepada detikcom, Rabu (18/7/2018).

Selain Boediono, pengacara Todung Mulya Lubis juga akan menjadi saksi. Hasbullah menilai Boediono yang merupakan anggota Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) dan KKSK dianggap mengetahui pemberian surat keterangan lunas kepada Sjamsul Nursalim.

"Pak Boediono menjelaskan bahwa dia anggota KKSK dan mengkonfirmasi bahwa KKSK memerintahkan Pak SAT (Syafruddin Arsad Temenggung) untuk memberikan SKL kepada SN (Sjamsul Nursalim)," ucap Hasbullah.


Selain itu, Hasbullah menyebutkan Todung merupakan tim bantuan hukum (TBH) Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK). Saat itu tim bantuan hukum hanya lapor kepada KKSK bukan BPPN.

"Pak Todung konfirmasi bahwa TBH hanya lapor kepada KKSK bukan kepada BPPN, sehingga masukan TBH hanya untuk KKSK. Sedangkan keputusan KKSK 7 Oktober 2002 tidak memerintahkan Pak SAT untuk menagih SN (Sjamsul Nursalim) Rp 4,8 triliun," tutur Hasbullah.

Syafruddin selaku mantan Ketua BPPN didakwa merugikan negara Rp 4,5 triliun terkait BLBI. Kerugian negara itu berkaitan dengan penerbitan SKL dari BPPN terhadap BDNI, yang dimiliki pengusaha Sjamsul.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed