DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 12:25 WIB

Bantah Pardan 'Boneka', Pihak Yudi Ancam Polisikan Pengacara Ronny

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Bantah Pardan Boneka, Pihak Yudi Ancam Polisikan Pengacara Ronny Adry Mbalembout (kiri) dan Yudi Adranacus (kanan)/Foto: Kanavino-detikcom
Jakarta - Pengacara Yudi Adranacus, Ardy Mbalembout, membantah sopir kliennya Pardan, merupakan boneka dalam kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ardy pun mengancam untuk melaporkan balik pengacara Ronny Yuniarto, Yanuar Sasmito, yang telah membuat tuduhan tersebut.

"Mulut dia harimau dia, proses hukum sedang berjalan, dia kan bukan penyidik. Jadi silakan saja, nanti hal itu dilaporkan dia. Si lawalyer-nya itu nanti kita akan lakukan klarifikasi ke dia," ujar Ardy saat dihubungi detikcom, Rabu (18/7/2018).

Ardy juga menanggapi santai soal klaim Yanuar yang menyebut mempunyai bukti kuat bahwa anggota DPR RI Herman Hery yang melakukan penganiayaan. Dia menyerahkan proses hukum kepada polisi.

"Diserahkan saja ke penyidik, saya ingatkan dia kalau nggak punya bukti, kalau bukti omongan, ya kita akan melakukan langkah hukum terhadap dirinya. Hati-hati," tuturnya.


Selain itu, Ardy menyindir rencana Ronny yang berencana melaporkan balik Pardan. Menurut dia, laporan Pardan bukan aduan palsu sebab proses hukum masih berjalan.

"Pengaduan palsu itu tahu nggak rumusan hukumnya, bila udah terbukti dulu di penyidikan bahwa laporan di SP3, sementara berjalan mana bisa ada laporan terbukti atau tidak," imbuhnya.

Sebelumnya, pengacara Ronny Yuniarto, Yanuar Sasmito, bersikukuh bahwa pelaku yang menganiaya kliennya di adalah anggota DPR RI Herman Hery. Sementara Pardan, sopir Rolls Royce yang diyakini adik Herman Hery bergulat dengan Ronny, dinilainya cuma sebagai 'boneka'.

"Nggak ada, Pardan itu orang sebagai boneka yang ditampilkan di kalangan opini supaya masyarakat menyaksikan itu adalah Pardan," kata Yanuar di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Yanuar menyatakan semua informasi yang disampaikan oleh Pardan adalah fitnah. Dia mempunyai bukti kuat bahwa Herman Hery lah yang melakukan penganiayaan.


(knv/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed