DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 09:13 WIB

Kasus Aset Abu Tours, Saudi Airlines Vs Polda Divonis Hari Ini

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Kasus Aset Abu Tours, Saudi Airlines Vs Polda Divonis Hari Ini Hamzah Mamba (berjenggot) dengan dua rekannya (bakrie/detikcom)
Makassar - Hari ini PN Makassar memutus praperadilan soal sengketa aset Abu Tours dengan termohon Polda Sulsel. Pemohon meminta penyitaan aset milik Hamzah Mamba untuk pembayaran tunggakan tiket pesawat Saudi Arabia Airlines.

Sidang yang akan dipimpin oleh Suratno ini akan berlangsung di PN Makassar, Jalan RA Kartini, Sulsel, Rabu (18/7/2018), pukul 10.00 WITA.

Pemohon adalah perwakilan dari PT Ayu Berga selaku perwakilan agen dari Saudi Arabia Airlines di Indonesia. Dalam keterangannya di pengadilan, Vice President Sales and Marketing PT Ayu Berga, Hery Setiawan mengatakan bahwa perusahaan milik Hamzah Mamba ini telah menunggak sekitar 10 ribu tiket pada tahun 2017.

"Abu Tours memesan tiket 10 ribu tiket selama 6 bulan di tahun 2017," kata Hery.

Pemberian tiket ini disebabkan pihak perwakilan Saudi Airlines meyakini saat itu Abu Tours masih tergolong perusahaan sehat.

Sementara itu, kuasa hukum pemohon, Suyudi, mengatakan mereka hanya meminta hak klien mereka yang berada dalam penyitaan Polda Sulsel. "Intinya bahwa punya hak di sini untuk secara keperdataan barang yang merupakan obyek sita. Yang perlu dipahami, ini adalah tiket yang selesai berangkat umrah," ujarnya.

Dalam kesimpulannya yang diserahkan kepada majelis hakim, pihak pemohon meminta aset yang saat ini disita oleh penyidik kepolisian diserahkan ke pihak mereka. Aset itu berupa beberapa bangunan yang berada di Depok, Jawa Barat, dan Makassar.

"Kita punya hak dan kewenangan sesuai putusan MK nomor 22. Sudah dinyatakan jika dia (Hamzah Mamba) cidera janji akan beralih ke kota," kata pengacara pemohon Apriady Yusuf.

Menurutnya, ada perjanjian hitam putih antara PT Ayu Berga dengan pihak Abu Tours.

Sementara itu, Kepala Bagian Bantuan Hukum Polda Sulsel, Mhammad Ied Amrullah mengatakan bahwa penyitaan yang dilakukan telah sesuai dengan Perundang-undangan.

"Kita pihak Polda meminta untuk bersabat dulu karena nanti juga akan dikembalikan ke Jemaah Abu Tours," ucapnya.

Pantauan di lapangan, ruang sidang masih terlihat sepi. Belum terlihat jemaah Abu Tours yang datang berkumpul memgikuti sidang praperadilan seperti biasanya.
(tfq/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed