DetikNews
Selasa 17 Juli 2018, 20:35 WIB

Penjelasan Lurah Cipinang Besar Utara soal Repotnya Urus Administrasi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Penjelasan Lurah Cipinang Besar Utara soal Repotnya Urus Administrasi Suasana Kelurahan Cipinang Besar Utara (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Seorang warga menceritakan repotnya mengurus administrasi di Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur. Pihak kelurahan memastikan tak ada proses yang dipersulit dalam mengurus administrasi kependudukan.

"Kantor Kelurahan Cipinang Besar Utara tidak/bukan mempersulit masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan," kata Lurah Cipinang Besar Utara Sri Sundari melalui surat yang ditujukan kepada Wali Kota Jaktim seperti yang diterima detikcom, Selasa (17/7/2018).

"Semua dikarenakan banyaknya masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan dan catatan sipil di Kelurahan Cipinang Besar Utara, sehingga harus menunggu giliran. Sementara SDM Dukcapil terbatas serta sarana dan prasarana dukcapil rusak dan dalam perbaikan pada saat itu," jelasnya.

Sri juga berbicara soal keluhan warga akan jadwal kehadiran dirinya di kantor kelurahan. Dia menyebut tanda tangan lurah bisa diwakili apabila berhalangan.

"Lurah hadir setiap hari. Kalaupun (lurah) ke luar kantor untuk rapat atau menghadiri acara, selesai rapat atau acara, kembali lagi ke kantor," tutur Sri Sundari.

Lalu mengenai parkir di kelurahan yang berbayar, dia menyebut itu perbuatan oknum. Sri memastikan hal tersebut tidak terjadi lagi.

"Parkir bayar, itu dilakukan oleh warga, bukan oleh aparat kelurahan atau PPSU. Sudah sering ditegur lurah dan akan ditegur lagi agar tidak terjadi lagi," papar dia.

Sebelumnya, seorang warga bernama Restu mengisahkan pengalamannya saat mengurus surat pindah di kelurahan tersebut pada Senin (9/7). Betapa kagetnya ia ketika datang melihat antrean di kelurahan membeludak.


Ketika hendak mengambil antrean, ternyata Restu sudah kehabisan nomor. Padahal dia merasa datang cukup pagi, sekitar pukul 10.00 WIB. Berusaha minta perhatian petugas sangatlah sulit, dengan begitu banyaknya warga mengelilingi meja pelayanan.

Akhirnya, setelah beberapa waktu, baru Restu mengetahui 'jatah' antrean hari itu sudah habis sejak jauh hari. Pasalnya, Kelurahan Cipinang Besar Utara memberlakukan sistem antrean untuk beberapa waktu ke depan.

Kemudian Restu kembali datang sesuai dengan slot antreannya, yakni pada Kamis (12/7). Dia tiba pukul 06.30 WIB, berniat agar bisa cepat karena ada urusan lainnya.


Ketika mengurus, surat pindah Restu juga tak langsung jadi. Dia harus menunggu beberapa hari lagi untuk mendapatkan tanda tangan lurah.

"Lurahnya nggak ada. Saya bolak-balik ke situ nggak pernah lihat lurahnya ada. Banyak juga kemarin yang ngeluh gitu, nyariin lurahnya," papar Restu kepada detikcom, Selasa (17/7).

Bukan cuma itu saja yang dikeluhkan Restu. Parkiran di kantor Kelurahan Cipinang Besar Utara juga berbayar.
(rna/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed