DetikNews
Kamis 12 Juli 2018, 17:11 WIB

Bisakah Korban Kesetrum Diselamatkan dengan Dikubur di Lumpur?

Niken Purnamasari - detikNews
Bisakah Korban Kesetrum Diselamatkan dengan Dikubur di Lumpur? Foto: dok. Polda Kalbar
Pontianak - Susanto tersetrum dan ditolong warga sekitar dengan cara setengah badannya dikubur ke lumpur. Tak lama kemudian Susanto bangkit. Benarkah korban tersetrum bisa diselamatkan dengan cara dikubur?

Dosen Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Massus Subekti menjelaskan, cara yang dikenal dengan grounding itu tidak bisa menghilangkan indikasi listrik di tubuh seseorang.


Tonton juga 'Viral! Video Pria Bangkit dari Kubur, Begini Faktanya':

[Gambas:Video 20detik]


Apabila seseorang tersengat listrik, organ-organ di dalam tubuhnya akan mengalami kegagalan fungsi perlahan. Tergantung dari jumlah aliran yang masuk ke dalam tubuh.

"Secara teknis orang yang tersengat listrik, pada dasarnya terjadinya kegagalan fungsi organ dalam seperti jantung yang dapat mengakibatkan kematian karena aliran elektron yang besar dari bumi ke jaringan listrik. Dengan dibalur lumpur dan tanah ke bagian tubuh tidak bisa menghilangkan pengaruh listriknya," kata Massus kepada detikcom, Kamis (12/7/2018).

Massus menjelaskan, untuk menghilangkan sisa elektron usai tersengat listrik bisa saja lewat melumuri dengan tanah. Namun bukan dengan lumpur serta kontak langsung.



"Langkah yang perlu dilakukan sesaat setelah tersengat listrik adalah memberikan pertolongan pertama dalam bentuk membaringkan, melonggarkan kancing dan ikat pinggang membantu pernafasan , adanya wacana melumuri tanah mungkin maksudnya menetralkan elektron-elektron sisa dalam tubuh tapi bukan melumuri lumpur tapi menghubungkan bagian tubuh (kontak langsung) dengan bumi," jelasnya.

"Argumentasi rasionalnya orang tersebut belum sepenuhnya meningal, organ dalamnya berhenti sejenak karena shock akibat sengatan listrik," lanjut Massus.

Kasus 'bangkitnya' Susanto berawal usai dia tersengat listrik saat mengelas kanopi. Warga berbondong-bondong menolongnya dan mengubur sebagian tubuh ke dalam lumpur. Cara ini diyakini dapat menghilangkan aliran listrik dari tubuh Susanto.



"Adapun pertolongan pertama yang dilakukan warga sekitar setelah kejadian tersebut yaitu dengan mengubur bagian tubuh korban dengan menggunakan lumpur mulai dari leher sampai ke kaki guna menghilangkan induksi aliran listrik dalam tubuh korban (ground). Setelah itu korban langsung dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh, kemudian dirujuk ke RS. Rubini Mempawah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," jelas Kapolda Kalbar, Irjen Didi Haryono kepada detikcom.

Kini Susanto masih berada di rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.


Bisakah Korban Kesetrum Diselamatkan dengan Dikubur di Lumpur?

(nkn/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed