DetikNews
Kamis 12 Juli 2018, 11:45 WIB

17 Tahun Koruptor Tol JORR Baru Ditangkap, Ini Kata Jaksa Agung

Peti - detikNews
17 Tahun Koruptor Tol JORR Baru Ditangkap, Ini Kata Jaksa Agung Jaksa Agung M Prasetyo (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Koruptor Tol JORR Thamrin Tanjung akhirnya dijebloskan ke penjara meski butuh 17 tahun. Jaksa Agung Prasetyo mengatakan eksekusi Thamrin ini sebagai bukti jaksa tak menyerah kepada buron.

"Itu bukti bahwa kita tidak akan mendiamkan buron. Jadi sekarang kalau ada pihak yang bersikap nyinyir, ya silakan saja. Yang penting kita jalan terus," ucap Prasetyo di Kejagung, Jl Hasanuddin, Jakarta, Kamis (12/7/2018).



"Biar anjing menggonggong kafilah tetap berlalu," tegas Prasetyo.

Prasetyo mengatakan, di kasus korupsi Tol JORR ini, ada dua terpidana, yaitu Thamrin dan Tjokorda Raka. Namun Tjokorda sudah meninggal dunia.

"Ada dua terpidananya di kasus ini dan yang satu ini baru ditangkap kemarin. Begitu lihai mereka dan kami bersungguh-sungguh sekarang," ungkapnya.

Terkait kasus ini, Prasetyo menjelaskan Kejaksaan sudah berhasil menyetorkan Rp 1,2 triliun ke kas negara. "Kami sudah berhasil menyetor ke kas negara hampir Rp 1,2 triliun," ucap Prasetyo.



Thamrin Tanjung merupakan terpidana dalam kasus tindak pidana korupsi dalam penerbitan CP-MTN PT Hutama Karya dengan nilai Rp 1,05 triliun dan USD 471.000.000. Dia divonis pada Oktober 2001. Namun baru pada Selasa (10/7/2018) Thamrin ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Kasi Penkum Kejati DKI Nirwan Nawawi menjelaskan pihaknya tak bisa menahan Thamrin karena ada surat dari Ketua PN Jakpus.

"Berdasarkan penetapan Ketua PN Jakpus no 189/PID.B/1998 tanggal 7 Oktober 2002 yang menetapkan penangguhan penahanan pelaksanaan eksekusi atas nama Thamrin Tanjung sampai menunggu keputusan permohonan grasinya," jelas Nirwan, Rabu (11/7).
(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed