DetikNews
Rabu 11 Juli 2018, 21:50 WIB

KPK Usul DKI Beri SP2 ke Gedung yang Belum Buat Sumur Resapan

Mochamad Zhacky - detikNews
KPK Usul DKI Beri SP2 ke Gedung yang Belum Buat Sumur Resapan Gubernur DKI Anies Baswedan sidak sumur resapan di Hotel Sari Pan Pacific. Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta masih menemukan sejumlah gedung di kawasan Jakarta Pusat yang belum membuat sumur resapan. Padahal, instruksi untuk membuat sumur resapan sudah dikeluarkan Pemprov sejak beberapa bulan lalu.

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyebut masalah sumur resapan tersebut menjadi salah satu pembahasan dengan KPK. Kata Sandiaga, KPK menyarankan supaya Pemprov DKI memberikan surat peringatan (SP) kedua.



"Tadi dalam bahasan kita dengan KPK, mereka (KPK) mengusulkan mengirimkan SP2 ke pemilik gedung di Sudirman-Thamrin yang sudah disidak tapi belum juga progress dari compliance SP1 tersebut," kata Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).

Sandiaga memastikan akan memberi sanksi kepada para pemilik gedung yang nanti mendapatkan SP2 namun tetap 'bandel'. Salah satu sanksi yang akan diberikan yakni tak memperpanjang izin operasi gedung.

"Sanksinya mulai dari tidak diperpanjang izinnya. Tapi kita akan koordinasi juga dengan KPK bagaimana sanksinya," terang Sandiaga.



Jajaran dari Dinas Cipta Karya, Penataan Kota dan Pertanahan DKI pagi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gedung-gedung di daerah Sudirman dan Thamrin. Hasilnya, masih ada saja gedung yang belum menjalankan instruksi pembuatan sumur resapan.

"Lagi proses, tapi yang belum Sinar Mas, Sampoerna, Plaza Sentral, Davinchi, Wisma Kosgoro. Tapi Wisma Kosgoro memang ada rencana membangun baru," kata Kadis Cipta Karya DKI Benny Agus Chandra di Pulogadung, Jakarta Timur, pagi tadi.
(zak/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed