Berdasarkan pantuan di RS Jiwa Dadi Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/7/2018). Puluhan orang berkumpul untuk mengikuti tes kejiwaan sebagai salah satu persyaratan untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umun (KPU).
"Ini kita harus jawab yang jumlahnya 350 soal tentang kejiwaan," kata salah seorang pendaftar di RS Jiwa Dadi, Amri.
Menurutnya, sebelum melakukan tes kejiwaan, dirinya juga harus menambil tes kesehatan jasmani dan tes narkoba di bagian lain. Para bacaleg ini diwajibkan melakukan registrasi di loket pendaftaran yang disediakan.
"Kalau ada catatan kejiwaan nanti tidak lolos di KPU," ujarnya.
Baca juga: PPP Perketat Proses Pendaftaran Caleg |
Menurut Amri, bacaleg yang melakukan tes kejiwaan juga memiliki hasil antara lolos dan tidak lolos. Ditambahkannya, proses pengecekan hasil ujian ini dilakukan dengan sistem komputerisasi.
Lalu bagaimana dengan bacaleg yang tidak lolos?
"Katanya ada yang tidak lolos dan lakukan ujian ulang," jawab Amri. (fiq/rvk)











































