ADVERTISEMENT

Jaksa KPK: Marianus Sae Pakai Uang Suap untuk Kampanye Pilgub NTT

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 10 Jul 2018 14:53 WIB
Marianus Sae usai menjalani pemeriksaan di KPK beberapa waktu lalu (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Jaksa KPK menyebut sebagian uang suap yang diterima Bupati Ngada nonaktif Marianus Sae digunakan untuk kepentingan kampanye pilkada serentak di Nusa Tenggara Timur (NTT). Marianus memang saat itu tengah maju sebagai calon Gubernur NTT.

"Untuk kepentingan pribadinya, di antaranya untuk pencalonan terdakwa baik dalam pilkada Bupati Ngada maupun pilkada Gubernur NTT," kata jaksa KPK dalam surat dakwaan yang diterima detikcom, Selasa (10/7/2018).

Uang yang digunakan Marianus untuk keperluan pilkada itu berasal dari kontraktor atas nama Wilhemus Iwan Ulumbu alias Baba Miming. Modus suapnya yaitu Baba Miming membuat rekening atas namanya kemudian memberikan ATM-nya ke Marianus.


Dalam pilkada NTT 2018, Marianus berpasangan dengan Emelia Nomlen. Namun dalam hasil rekapitulasi KPU, pasangan itu kalah.

Sebelumnya disebutkan, Marianus didakwa menerima suap dari 2 pengusaha yaitu Baba Miming dan Baba Iwan atau Albertus Iwan Susilo. Total suap yang diterima Marianus yaitu Rp 5,9 miliar dari 2 orang tersebut. Pemberian suap bertujuan agar kedua pengusaha itu mendapatkan proyek di Kabupaten Ngada. (haf/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT