Mardani dan Al Khaththath Bagikan Nomor HP Tampung Usul Capres

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 10 Jul 2018 14:27 WIB
Foto: Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al-Khaththath di acara sosialisasi 4 pilar MPR. (Yulida Medistiara/detikcom)
Foto: Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al-Khaththath di acara sosialisasi 4 pilar MPR. (Yulida Medistiara/detikcom)
Jakarta - Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al-Khaththath dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera membagikan nomor ponsel genggamnya kepada peserta sosialisasi 4 pilar MPR. Mereka mengaku hal itu untuk menampung usulan capres pilihan masyarakat.

"Ada 500 ulama se-Indonesia akan kumpul di Jakarta merumuskan siapa calon presiden pilihan umat. Oleh karena itu masih ada kesempatan usul. Caranya ini. Silakan catat nomornya, nanti usulkan calon presiden. Tulis namanya dan nama ormasnya, catat nomor WA-nya 087777787964, itu nomor favorit saya," kata Al Khaththath di Masjid Agung Al Azhar, Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).


Acara kumpul ulama itu akan digelar pada 27-29 Juli. Ia mengatakan calon presiden dan wakilnya haruslah yang tidak menjadikan Islam sebagai musuh.

"Nah bagaimana ini bisa diimplementasikan, pertama kita harus punya calon presiden dan wakil presiden yang kira-kira setuju dengan pemahaman ini. Yaitu dari kalangan mereka yang merujuk dari UUD 45 dan tidak menafikan Islam. Tidak menjadikan Islam sebagai musuh. Berarti capres-cawapres yang kita pilih wajahnya seperti itu? Setuju?" tanya Al Khaththath.

Dia mengimbau massa yang hadir untuk mengusulkan capres yang diinginkan. Al Khaththath menyebut usul dari warga itu akan disampaikan ke ulama.

"Sekarang Saudara-saudara siap menuliskan siapa calonnya? Sudah siap? Sebut nama capresnya. Nanti seluruhnya saya rekap nanti saya kirim ke ijma ulama. Siap untuk pilih presiden baru? takbir," imbuhnya.


Sementara itu, Mardani Ali Sera menyebut PKS terbuka akan setiap usulan capres-cawapres. Karena sebelumnya nama yang beredar berasal dari internal kader.

"Kalau nama-nama itu kan kader. Yang nonkader terbuka, ada yang usulin Abdul Somad, Habib Rizieq, ada banyak dan sekarang nerima lagi enggak apa apa," sambungnya.

(yld/idh)