Hakim Ditangkap Warga, Dilepaskan Polisi karena Tak Cukup Bukti

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 10 Jul 2018 14:15 WIB
Gedung MA di Jalan Medan Merdeka Utara (ari/detikcom)
Semarang - Seorang hakim inisial A ditangkap warga di Semarang karena diduga mencuri. Namun setelah diproses, polisi meyakini tidak cukup bukti dan A dilepaskan.

"Ada kejadian dicurigai ada orang mau masuk ke rumah," kata Kapolsek Pedurungan, Kompol Mulyadi saat dihubungi detikcom, Selasa (10/7/2018).

Kejadian bermula saat A mencoba memasuki rumah di Lumbung Sari, Pedurungan, Semarang pada Senin (9/10/2018) siang. Kemudian, ia balik badan dan ada warga yang melihatnya.

"Belum sampai masuk, baru memasuki pekarangan. Sendirian," kata Mulyadi.


Warga yang curiga lalu membuntuti A. Warga menemukan ia tengah membeli rokok di sebuah minimarket. Alhasil, warga membawa A ke kantor Polsek Pedurungan.

"Ditangkap warga, diserahkan polisi, kemudian polisi melakukan penyelidikan," ujar Mulyadi.


Namun dalam penyelidikan itu, polisi tidak menemukan alat bukti yang mengarah ke kasus pencurian. A akhirnya dilepaskan.

"Yang bersangkutan dipulangkan. Sudah diperiksa. Saksi-saksi tidak ada yang menyebutkan yang bersangkutan pelakunya," tutur Mulyadi. (asp/idh)