DetikNews
Senin 09 Juli 2018, 15:20 WIB

Lulus Pelatihan Kerja, 583 TKI di Singapura Sukses Diwisuda

Raden Fadli Sumawilaga - detikNews
Lulus Pelatihan Kerja, 583 TKI di Singapura Sukses Diwisuda Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta - Sebanyak 583 Pekerja Migran Indonesia (PMI) berhasil lulus dan di wisuda. Mereka telah mengikuti kursus pelatihan keterampilan kerja yang diadakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kerja (P3K) atau Indonesia Training Center (ITC), Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura.

Prosesi wisuda ini dilangsungkan dalam acara Graduation ke-9 Program Kursus di P3K pada 8 Juli 2018, di Hall Sekolah Indonesia. Acara ini dipimpin langsung oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBPP) Republik Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya.

Dia menyatakan, P3K KBRI Singapura merupakan lembaga pendidikan non formal yang berfungsi untuk memajukan sumber daya manusia Indonesia di Singapura, khususnya bagi PMI.


Mendampingi Dubes LBPP, Atase Ketenagakerjaan, Agus Ramdhany Machjumi berharap agar PMI dapat mempersiapkan usaha mandiri ketika kembali ke tanah air.

"Melalui pelatihan kerja ini, diharapkan PMI yang bekerja di Singapura dapat meningkatkan keterampilan kerja (skill) sekaligus menambah motivasi bekerja dan dapat mempersiapkan usaha mandiri saat pulang ke tanah air," kata Agus dalam keterangan tertulis, Senin (9/7/2018).

Pusat pelatihan tenaga kerja yang beroperasi sejak tahun 2009 ini membuka berbagai program kursus, di antaranya Bahasa Inggris, komputer, tata kecantikan kulit, tata kecantikan rambut, tata busana, pelatihan enterpreneurship, peracikan kopi (Barista), baking, dan Bahasa Mandarin.

Penyelenggaraan kegiatan di P3K ini sendiri berpedoman pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI (Permenakertrans) Nomor 8 Tahun 2014, tentang Penyelenggaraan Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI (Permenakertrans) Nomor 21 Tahun 2014, tentang Pedoman Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.

Agus menambahkan, program pelatihan di P3K juga terus dikembangkan agar sesuai dengan kebutuhan user di Singapura. Salah satu program yang saat ini dalam proses pengembangan adalah caregiver yang memiliki 6 kompetensi sesuai permintaan user yang saat ini masih berjalan karena membutuhkan durasi waktu selama 1 tahun pembelajaran.


Sehingga nanti baru ada lulusannya pada Desember 2018. Program ini, tambah Agus, telah bekerja sama dengan stakeholder bidang caregiver di Singapura.

"Program-program pelatihan kerja terus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat tak hanya untuk diri sendiri, tapi juga bagi masyarakat Singapura dan negara Singapura pada umumnya. Selain itu, pemerintah RI juga berharap program ini dapat meningkatkan aspek perlindungan dan kesejahteraan pekerja migran di Singapura," tambah Agus.

Ia pun berharap agar pemerintah RI bisa memberikan dukungan akses modal bagi PMI di masa mendatang. Sehingga dapat membantu PMI untuk berwirausaha setelah purna bekerja di Singapura.

Berikut ini rincian 583 PMI yang diwisuda dalam Graduation ke-9 P3K KBRI Singapura.

1. Pelatihan Baking 65 orang

2. Pelatihan Barista 17 orang

3. Pelatihan Computer 109 orang

4. Pelatihan Bahasa Inggris 135 orang

5. Pelatihan Enterpreneurship 16 orang

6. Pelatihan Kecantikan Rambut 49 orang

7. Pelatihan Kecantikan Kulit 54 orang

8. Pelatihan Bahasa Mandarin 18 orang

9. Pelatihan Menjahit 120 orang
(idr/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed