DetikNews
Jumat 06 Juli 2018, 19:04 WIB

Ada Jakarnaval Hari Minggu, Begini Rekayasa Lalin di Kawasan Monas

Indra Komara - detikNews
Ada Jakarnaval Hari Minggu, Begini Rekayasa Lalin di Kawasan Monas Ilustrasi rekayasan lalin di kawasan Monas (Rengga Sancaya/detikFoto)
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta kembali menyelenggarakan Jakarnaval pada Minggu (8/7). Pawai Jakarnaval akan dimulai dengan rute Balai Kota-Patung Arjuna Wiwaha, Gedung RRI-Pintu Silang Monas Barat.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Sigit Wijatmoko mengatakan rekayasa lalu lintas akan dilakukan di sekitar Monas, Jakarta Pusat, selama acara berlangsung.

"Pukul 06.00-11.00 WIB ketika pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor, lalu lintas dari selatan ke arah barat, yang semula belok kiri ke Jalan Medan Merdeka Selatan-putar balik ke Jalan Budi Kemuliaan, dialihkan belok kanan di bundaran air mancur Indosat," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/7/2018).


Sementara itu, pukul 15.00-18.00 WIB, ketika parade Jakarnaval berlangsung, akan dilakukan penutupan ruas jalan dari arah Blok M menuju Harmoni. Kemudian dari arah Senen dialihkan belok kiri ke Jalan Kebon Sirih.

"Dialihkan juga ke Jalan Fahrudin dan Abdul Muis. Lalu lintas dari arah Kota menuju Blok M dialihkan ke Jalan Juanda-Jalan Pos-Jalan Banteng-Jalan Penjambon dan Jalan Medan Merdeka Timur," ujarnya.

"Kendaraan dari arah Senen dialihkan melalui Jalan Suryo Pranoto, Jalan Juanda, atau melalui Jalan Kebon Sirih," lanjut Sigit.


Selain dilakukan rekayasa lalu lintas pada Minggu (8/7), Dishub DKI akan melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Merdeka Selatan untuk geladi resik Jakarnaval malam ini.

"Rekayasa lalu lintas tanggal 6 dilakukan pukul 20.00-22.00 WIB, akan terjadi pengurangan dua lajur. Pukul 22.00-00.00 WIB dilakukan penutupan Jalan Medan Merdeka Selatan untuk geladi resik," katanya.

Sigit mengatakan rekayasa lalu lintas ini sudah bekerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya. Penutupan ini, kata Sigit, sifatnya situasional menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.

"Situasional dan tidak fix, permanen. Kita akan menempatkan petugas untuk pengaturan dan pemanduan," terangnya.
(idn/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed