Kapolri Akan Copot Kapolda yang Gagal Atasi Kejahatan Jalanan

Kapolri Akan Copot Kapolda yang Gagal Atasi Kejahatan Jalanan

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 04 Jul 2018 14:42 WIB
Kapolri Akan Copot Kapolda yang Gagal Atasi Kejahatan Jalanan
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan mencopot kapolres hingga kapolda yang gagal mengatasi masalah kejahatan jalanan. Hasil analisis dan evaluasi (anev) polda di Indonesia yang kelak jadi patokannya dalam melakukan pertimbangan.

"Kalau banyak yang nggak terungkap, ya nanti saya lihat yang bertanggung jawab siapa. Apa kapolresnya, kasat sersenya, dir resersenya atau kapoldanya. Nanti saya lihat levelnya," tegas Tito usai acara Dies Natalies STIK/PTIK ke-72 di STIK/PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).


Tito selalu menaruh atensi pada hal-hal yang menjadi keluhan masyarakat. Sistem pemberian penghargaan dan hukuman menjadi sikap dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jelas saya selalu gitu, setiap ada keluhan masyarakat, pasti saya atensi dan nanti saya lakukan anev dalam rangka reward and punishment. Contoh misal HUT Bhayangkara, yang paling banyak kegiatan dari Polda Banten. Ya saya sampaikan kemarin, nanti Kapolda Banten akan saya reward," sambung Tito.

Tito mengaku tak peduli bagaimana strategi polisi di wilayah-wilayah menyelesaikan masalah kejahatan jalan. Yang terpenting, lanjut Tito, hasil dari operasi tersebut.

"Mau bentuknya Tim Jaguar, Tim Resmob, Tim Buru Sergap, apa aja silahkan. Yang penting bagi saya adalah hasil. Kalau misalnya dalam satu bulan ini ada kejadian, nggak terungkap dengan profesional, ya ganti lah. Ganti kapolres, dirserse, kasat serse. Berarti dia nggak bisa kerja. (Jabatannya) Ditawarkan kepada yang mau, yang bisa kerja," tandas Tito.

Sebelumnya Tito mengaku telah mengatensi kasus kejahatan jalanan di DKI Jakarta yang belakangan menyita perhatian publik. Mulai dari penjambretan yang dialami Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanuddin, penjambretan rombongan Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno dan penjambretan penumpang ojek online yang berakhir dengan tewasnya korban.

Kejahatan jalanan, diakui Tito, perlu menjadi atensi karena Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Ada 4 polda yang kinerja resersenya menjadi perhatian utama Tito yaitu Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Sumatera Selatan dan Polda Jawa Barat.

(aud/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini