Dituding PAN Terima Rp 2 M dari NasDem, Lucky Hakim: Itu Pujian

Tsarina Maharani - detikNews
Selasa, 03 Jul 2018 21:41 WIB
Lucky Hakim (Foto: dok. Instagram Lucky Hakim)
Jakarta - PAN menuding Lucky Hakim memilih berpindah ke Partai NasDem setelah menerima uang Rp 2 miliar. Lucky menganggap tudingan itu sebagai pujian.

"Gosip dibayar miliaran rupiah, saya anggap itu ibarat pujian terhadap saya. Ini ibarat figur saya di sisi politik bernilai miliaran rupiah," kata Lucky saat dimintai konfirmasi, Selasa (3/7/2017).


"DP-nya (down payment/uang muka) saja lumayan besar, apalagi sisanya, ha-ha-ha," imbuhnya.

Dia pun hanya menanggapi santai tuduhan tersebut. Namun Lucky meminta bukti andai tudingan yang disampaikan DPP PAN itu benar.

"Tapi bisa jadi itu adalah candaan-candaan politik saja setelah hiruk-pikuk pilkada," tuturnya.

"Tapi saya rasa kalau ada buktinya, akan dipublikasikan oleh yang bersangkutan bila diperlukan," imbuh Lucky.

Lucky kemudian membenarkan bahwa saat ini dirinya telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) lewat Partai NasDem. Dia punya alasan mengapa melabuhkan pilihan ke partai besutan Surya Paloh itu.

Lucky mengaku mendapat banyak rekomendasi soal Partai NasDem. Dia menyebut nama cagub Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil), cagub Sulsel Herman Deru, dan rekannya Hengky Kurniawan yang maju sebagai cawabup Bandung Barat.


"Saya menanggapi ini dengan senyuman. Toh, pada kenyataannya saya sudah tidak merasa cocok lagi di PAN dan mungkin PAN juga sudah tidak cocok lagi dengan pemikiran-pemikiran saya. Alhamdulillah, saya dipertemukan dengan NasDem. Partai yang tanpa mahar," jelasnya.

"Bisa ditanyakan sama seluruh peserta pilkada yang didukung, apalagi diusung oleh NasDem. Silakan tanya sama Kang Emil atau juga kepada Bang Herman Deru atau Hengky Kurniawan apakah NasDem meminta mahar untuk pilgub dan pilbub. Saya sudah membuktikannya, maka saya jadi mantap hijrah ke NasDem," imbuh Lucky.

Dia menambahkan, PAN merugi melepaskannya sebagai kader. Lucky sangsi PAN bisa mempertahankan kursi DPR dapil Jabar VI, yang berhasil diperolehnya saat maju sebagai caleg lewat PAN Pileg 2014.

"Terkait kepindahan saya, yang paling utama adalah bisa tidak kira-kira PAN mempertahankan kursi DPR dapil Jabar VI setelah saya tinggalkan. Kita lihat di Pemilu 2019 nanti karena jagoan politik di mata saya adalah orang yang suaranya banyak. Yuk, mari sama-sama berusaha menjadi jagoan politik dengan meraih suara sebesar-besarnya. Besarnya suara itu adalah besarnya kepercayaan rakyat," ucapnya.

Diberitakan, PAN melakukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap Lucky Hakim di DPR. Lucky dicopot dari keanggotaannya di DPR karena disebut berpindah ke Partai NasDem.

"Dia (Lucky) pindah ke NasDem," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto.

Yandri pun mengungkap adanya kabar soal alasan Lucky keluar dari PAN. Lucky diketahui mendapat uang muka sebesar Rp 2 miliar sebagai dana konsolidasi.

"Panjarnya menurut Lucky Rp 2 M," ucap Yandri. (tsa/dkp)