Lucky Hakim: Saya Dipecat Sepihak oleh PAN Sejak Januari

Lucky Hakim: Saya Dipecat Sepihak oleh PAN Sejak Januari

Tsarina Maharani - detikNews
Selasa, 03 Jul 2018 21:10 WIB
Politikus NasDem Lucky Hakim (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Politikus Lucky Hakim berbicara tentang kepindahannya ke Partai NasDem. Lucky mengaku dipecat sepihak oleh PAN.

"Saya masuk NasDem itu tanggal 20 April 2018. Ini setelah saya mundur dari PAN. Itu beberapa bulan setelah urusan rekom pilkada selesai," kata Lucky saat dimintai konfirmasi, Selasa (3/7/2018).

Lucky berbicara tentang isu materi yang disebut melatari kepindahannya ke NasDem. Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyebut Lucky diberi uang muka Rp 2 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Juga tentang isu iming-iming materi, nah ini lebih aneh lagi," bantah Lucky.

Lucky lanjut menceritakan duduk perkara kepindahannya dari PAN. Salah satu alasan Lucky mundur ialah demi menghindari konflik berkepanjangan.

"Saya kan keluar dari PAN karena saya ini di-PAW alias dipecat dari fraksi oleh DPP mereka sendiri, secara sepihak, tertanggal 31 Januari 2018. Itu dia biang keroknya," jelasnya.

"Jadi, agar tetap kondusif, saya memilih mundur dari PAN pada 11 April 2018 agar tidak terkesan seperti ada perebutan jabatan," imbuh Lucky.

Lucky mengaku enggan berlama-lama di PAN setelah tahu dirinya dipecat. Menurut dia, sudah tidak ada lagi kesepahaman dengan partai berlambang matahari putih itu.


"Lagi pula mana ada yang mau stay di partai kalau kita di-PAW. Nah, hal inilah yang membuat saya tidak sepakat dengan kebijakan DPP PAN," tutur Lucky.

Lucky tak ingin kepindahannya dari PAN ke NasDem berlarut-larut. Lukcy mengaku sudah ikhlas terkait jabatannya di DPR.

PAN hari ini telah mengganti Lucky dari DPR. Politikus berlatar belakang artis ini digantikan Intan Fitriana Fauzi.

"Ini bukan salah siapa-siapa kok kalau sudah tidak sepaham lagi. Toh, sekarang posisi saya sudah digantikan oleh kader PAN yang lain, yang mana saya pikir itu bisa menjadi giliran pengabdian antarkader. Ya silakan saja," sebut Lucky. (tsa/dkp)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya



Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.
Hide Ads