DetikNews
Senin 02 Juli 2018, 21:38 WIB

Sandiaga Bela The Jakmania

Mochamad Zhacky - detikNews
Sandiaga Bela The Jakmania Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Fida/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membela suporter Persija Jakarta, The Jakmania, terkait insiden pemukulan terhadap putra Menpora Imam Nahrawi. Apa kata Sandi?

"Kita harapkan tentunya Jakmania jangan selalu langsung disalahkan. Kita kembalikan tentunya pada penegakan aturan," kata Sandi di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018).

Sandi meminta publik tidak serta-merta menyalahkan Jakmania dalam kasus ini. Kata dia, jangan karena ulah seorang oknum, nama baik Jakmania jadi rusak.

Meski demikian, Sandi mengaku sudah berkomunikasi dengan Jakmania terkait kasus ini. Dia berharap, ke depan, Jakmania bisa memberikan contoh bagaimana suporter yang baik.


Simak juga video 'Anak Menpora Dipukul, Sandi: Jakmania Jangan Melulu Disalahkan'

[Gambas:Video 20detik]


"Harapan kita, Jakmania bisa jadi teladan juga bagi behaviour suporter-suporter yang modern, suporter-suporter yang metropolis yang sekarang menjadikan bahwa sepakbola itu sport industry," ujar Sandi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga sudah berkomentar atas insiden pemukulan anak Menpora Imam Nahrawi oleh oknum suporter Persija Jakarta ini. Anies meminta agar kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Semua tindakan hukum ada proses hukumnya, proses hukum," ucap Anies seusai rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta.

Putra Menpora Imam Nahrawi dipukul saat menyaksikan pertandingan Persija Jakarta versus Persebaya Surabaya di Stadion PTIK, Selasa (26/6). Dari video yang beredar, putra Imam terlihat dipukul saat hendak meninggalkan tribun penonton. Pelakunya yang tampak mengenakan kostum Persija melayangkan pukulan ke bagian wajah putra Imam.

Imam pun tidak tinggal diam anaknya dianiaya. Dia melalui timnya langsung melaporkan kasus ini ke Polres Jakarta Selatan pada Jumat (29/6) dengan nomor laporan polisi LP/1143/K/VI/2018/PMJ/Restro Jaksel.

Pelaku pemukulan berinisial HP tidak lama berselang langsung diamankan, sementara versi Persija si pelaku menyerahkan diri. Pria berinisial HP ini telah ditetapkan jadi tersangka dan dijerat Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan. HP tidak ditahan karena ancaman hukumannya hanya 3 bulan penjara.


Polisi sendiri masih terus menyelidiki kasus ini. Ketua Jakmania Feri Indrasjarif dan pihak-pihak terkait akan dimintai keterangan.

Sandiaga Bela The Jakmania Screenshoot video kasus pemukulan anak Menpora (Foto: dok. extragreentime)

"Semua yang berkaitan akan kita mintai keterangan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Michael Tamuntuan.

Menpora Imam Nahrawi sebelumnya juga sudah berkomentar. Dia mengatakan, dalam kasus ini, baik Persija maupun suporternya, The Jakmania, tidak bersalah.

Menpora mengatakan yang bersalah dalam kasus ini adalah oknum suporter tersebut. Dia menyayangkan karena sudah berulangkali mengingatkan agar jangan ada suporter yang bertindak melanggar hukum.

"Persija dan The Jak nggak bersalah, tapi oknum yang bertindak kasar, emosional, garang, dan nonjok seenaknya itu yang harus disadarkan dari dunia suporter Indonesia. Karena pemerintah tak henti-hentinya mendorong perdamaian antarsuporter demi masa depan anak-anak dan generasi muda Indonesia," ucapnya.


Sandiaga Bela The Jakmania

(hri/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed