DetikNews
Jumat 29 Juni 2018, 16:03 WIB

Bantah Habiburokhman, Saksi Pelapor Mengaku Hanya Antre 2 Jam

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Bantah Habiburokhman, Saksi Pelapor Mengaku Hanya Antre 2 Jam Foto: Habiburokhman (Indra-detikcom)
Jakarta - Adi Putra Jaya, saksi kasus 'mudik neraka' mengaku mengalami antrean selama dua jam saat masuk ke kapal di Pelabuhan Merak. Dia pergi ke Lampung menggunakan mobil temannya.

"Sekitar dua jam kami antre di situ," kata Adi di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (29/6/2018).


Adi merupakan saksi yang dihadirkan oleh pelapor Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Gerindra Habiburokhman, Danick Danoko. Selain Adi, Danick juga mengajukan seorang temannya sebagai saksi yaitu Deeve Kristian Pohan.

Adi lantas menceritakan awal perjalanannya dari Jakarta menuju Pelabuhan Merak. Dia bersama Danick dan Deeve pergi ke Merak menggunakan bus dari Terminal Kampung Rambutan pada 13 Juni 2018.

Selama di perjalanan, ketiga orang itu mengaku tak mengalami macet. Situasi lalu lintas terpantau lancar.

Sesampainya di Terminal Merak, Adi mengobrol sebentar bersama kedua temannya itu. Dia kemudian melanjutkan perjalanan ke Lampung dengan menggunakan mobil temannya.

"Jadi kemarin itu kebetulan saya yamg nyeberang ke Lampung. Jadi begitu sampai di Terminal Merak saya dan kawan-kawan ngobrol sebentar ngopi-ngopi dulu kemudian juga ada kawan yang dari Tangerang konfirmasi ke saya, karena kawan saya yang dari Tangerang itu tahu kalau saya pulang ke Lampung. Kami janjian kalau sudah di Merak saya ikut dia untuk nyeberang ke Lampung. Naik mobil," ujar Adi.

Adi mengatakan mobil yang ditumpanginya antre selama dua jam untuk masuk ke kapal. Namun, antrean itu disebutnya masih relatif normal.

"Antrean ada tapi nggak ada yang parah," tuturnya.


Hal yang sama juga diungkapkan oleh Danick. Dia mengatakan kondisi lalu lintas sepanjang perjalanan terpantau normal. Kepadatan disebutnya hanya terjadi di keluar dan masuk Tol Merak.

"Kalau kondisi jalan sebenarnya lancar. Ramai lancar. Yang ada antrean untuk masuk ke tol dan keluar tol," ucap Danick.

Habiburokhman dilaporkan oleh Danick Danoko ke Polda Metro Jaya pada Rabu (20/6) lalu. Danick menilai Habiburokhman telah menyebarkan kebohongan dengan menyebut 'mudik tahun ini seperti neraka'.

Danick mengatakan pernyataan Habiburokhman soal kemacetan di Pelabuhan Merak, Banten pada 13 Juni 2018 lalu, tidak sesuai fakta di lapangan. Danick mengaku pada tanggal yang sama berada di Merak dan tidak menemukan kemacetan seperti yang digambarkan oleh Habiburokhman.

Habiburokhman telah memberikan tanggapan soal dirinya dipolisikan oleh seorang mahasiswa. Dia melaporkan balik si pelapor karena telah menudingnya berbohong.


(knv/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed