DetikNews
Minggu 24 Juni 2018, 08:04 WIB

Politikus PDIP Sepakati Prabowo Soal Uang Politik: Terima Saja

Danu Damarjati - detikNews
Politikus PDIP Sepakati Prabowo Soal Uang Politik: Terima Saja Foto: Ilustrasi oleh Basith Subastian
Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menganjurkan masyarakat untuk menerima uang dari calon yang berlaga di Pilkada. Politikus PDIP sepakat dengan sikap Prabowo.

"Kalau ada orang bagi-bagi duit, terima saja. Tapi suara jangan beralih (ke calon yang lain)," kata Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari berkomentar, kepada detikcom, Minggu (24/6/2018).


Menurut Eva, bagi-bagi duit di Pilkada adalah realitas politik. Meski menerima uang politik itu bisa saja dilakukan, namun politik uang tetap harus ditolak.

"Ide untuk menolak bagi-bagi duit, tentu saya setuju," kat Eva.

Namun penolakan terhadap bagi-bagi duit politik tak bisa diwujudkan secara kecil-kecilan melalui aksi individu menolak duit yang dibagikan. Karena itu adalah realitas yang sudah umum terjadi, maka penolakan harus dilakukan dengan cara yang sistematis.

"Benahi sistem pemilihan. Politik uang karena sistem pemilihan terbuka yang menimbulkan high cost politics. Problem struktural lah yang harus diselesaikan," kata Eva.


Perkara orang per orang menerima duit politik dari pihak calon tertentu, menurut Eva itu sah-sah saja. Namun bukankah yang memberi maupun yang menerima duit dalam politik uang ini sama-sama bisa kena jerat pidana?

"Kalau ketangkap. Kalau nggak ketangkap?" kata Eva menanggapi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Prabowo berbicara dalam video berjudul 'PRABOWO SUBIANTO UMUMKAN GERAKAN DONASI @GALANGPERJUANGAN', yang diunggah di akun Facebook resminya, pada Kamis (21/6/2018) lalu. Di situ Prabowo bercerita bahwa Gerindra tak mungkin melakukan politik uang karena tak punya uang.


Namun bila masyarakat menemui uang politik, maka Prabowo menganjurkan masyarakat untuk menerimanya saja. Soalnya itu adalah duit bangsa Indonesia alias duit rakyat.

"Karena itu, saya sampaikan dan saya anjurkan kalau rakyat Indonesia dibagi-bagi sembako dan dibagi-bagi uang, terima saja karen aitu hak rakyat. Tapi pada saat menentukan pilihan di depan tempat pemilihan, gunakanlah hati nuranimu. Pilih sesuai dengan hati dan pikiranmu sendiri," kata Prabowo dalam video itu.

Soal pandangan Prabowo bahwa uang yang digunakan sebagai sogokan itu pastilah merupakan uang rakyat, Eva dari PDIP tak setuju. Soalnya pandangan seperti ini terkesan menyudutkan pihak tertentu saja dalam persaingan Pilkada.

"Tidak semua duit itu duit rakyat," ucap Eva.



Simak juga video 'Prabowo Minta Ongkos Politik, Habiburokhman: Sama Kayak Trump'

[Gambas:Video 20detik]


(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed