DetikNews
Sabtu 23 Juni 2018, 14:07 WIB

Jadi Polemik, LRT Palembang Diresmikan Jokowi 15 Juli

Raja Adil Siregar - detikNews
Jadi Polemik, LRT Palembang Diresmikan Jokowi 15 Juli LRT Palembang (Foto: dok. detikcom)
FOKUS BERITA: Anggaran LRT Di-mark Up?
Jakarta - Pembangunan LRT Palembang jadi polemik setelah Ketum Gerindra Prabowo Subianto menuding proyek tersebut di-mark up. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ogah mengomentari isu tersebut dan memilih memastikan LRT Palembang akan segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya no comment soal itu. Yang jelas, LRT sudah selesai dan akan diresmikan oleh Bapak Presiden pada 15 Juli mendatang. LRT siap digunakan untuk Asian Games," kata Alex Noerdin saat ditemui dalam acara peresmian Rumah Sakit Umum Daerah Sumatera Selatan, Sabtu (23/6/2018).

Baca Juga: Gerindra: Prabowo Tak Perlu Lapor KPK soal 'Mark Up Proyek LRT'

Saat ini, kata Alex, pengerjaan seluruh stasiun dan konstruksi dasar telah selesai. Hanya, masih ada beberapa pengerjaan yang dalam tahap finishing. Selain itu, saat dilakukan uji coba, kereta LRT terlihat berjalan mulus di atas rel kereta dari depo ke stasiun Palembang Icon.

"Infrastruktur dasar semua sudah selesai dan sekarang sedang membahas harga tiket atau tarif. Masih ada waktu sekitar 2 minggu lagi untuk persiapan sebelum diresmikan," tutur Alex.

Baca Juga: Antara Prabowo, Anies, dan Tuduhan Mark Up Proyek LRT

"Rencana ada dua tarif, tarif pertama itu untuk antarstasiun dan tarif kedua nanti sampai ke airport. Sekarang ini sedang dalam tahap mematangkan itu bersama Menteri Perhubungan," imbuhnya.

Sebelumnya, Prabowo menuding biaya pembangunan LRT di Indonesia di-mark up. Dia pun mengaku mengantongi data soal biaya pembangunan untuk LRT di dunia yang biayanya hanya berkisar USD 8 juta/km.

Jadi Polemik, LRT Palembang Diresmikan Jokowi 15 JuliAlex Noerdin (Raja Adil Siregar/detikcom)

Sedangkan di Palembang, pembangunan LRT sepanjang 23,4 km menelan dana sekitar Rp 12,5 triliun atau dengan kata lain USD 40 juta/km. Biaya itulah yang disebut Prabowo di-mark up pemerintah.

"Coba bayangkan saja berapa mark up yang dilakukan pemerintah untuk 1 km pembangunan LRT. Jika USD 8 juta itu saja sudah mendapatkan untung, apalagi kalau USD 40 juta," kata Prabowo saat sambutan dalam acara silaturahmi kader di Hotel Grand Rajawali, Palembang, Kamis (21/6).
(elz/elz)
FOKUS BERITA: Anggaran LRT Di-mark Up?
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed