DetikNews
Kamis 21 Juni 2018, 08:00 WIB

Tengok Hasil Survei Adu Kuat Cagub Jabar-Jateng-Jatim

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Tengok Hasil Survei Adu Kuat Cagub Jabar-Jateng-Jatim Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat rilis hasil survei Indo Barometer. (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Sepekan lagi sejumlah daerah akan melakukan pencoblosan dalam pilkada. Ada 171 wilayah yang menggelar pilkada serentak tahun ini, 17 di antaranya merupakan provinsi.

Ada 3 provinsi di Pulau Jawa yang bakal menentukan pemimpin untuk periode 5 tahun ke depan. Ketiga provinsi itu adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.



Konstelasi politik di Pulau Jawa bisa dibilang menarik, mengingat tahun depan sudah memasuki tahun politik nasional. Lalu, bagaimana adu kuat para calon gubernur-wakil gubernur di 3 provinsi itu menurut survei? Begini datanya berdasarkan 3 survei terbaru:

Jawa Barat

Populi Center

Periode: 22-30 April 2018
Responden: 800 orang di 80 kelurahan/desa di 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat
Metode: wawancara tatap muka
Margin of error: 3,39%
Hasil:

1. Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum 41,8%
2. Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 38,6%
3. Sudrajat-Ahmad Syaikhu 6,4%
4. TB Hasanuddin-Anton Charliyan 5,3%
Tidak tahu/tidak jawab 8%

Charta Politika

Periode: 23-29 Mei 2018
Responden: 1.200 orang
Metode: wawancara tatap muka dengan kuesioner terstruktur
Margin of error: -/+ 2,83%
Hasil:

1. Ridwan Kamil (Emil)-Uu Ruzhanul Ulum: 37,3%
2. Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 34,5%
3. Tb Hasanuddin-Anton Charliyan: 7,8%
4. Sudrajat-Ahmad Syaikhu: 7,6%
5. Tidak tahu/tidak jawab: 12,8%

Indo Barometer

Periode: 7-13 Juni 2018
Responden: 1.200 orang
Metode: multistage random sampling
Margin of error: +/- 2,83%
Hasil:

1. Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul: 36,9%
2. Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 30,1%
3. Sudrajat-Akhmad Syaikhu: 6,1%
4. Tb Hasanuddin-Anton Charliyan: 5,0%
Tidak jawab: 21,9%

Jawa Tengah

Litbang Kompas

Periode: 10-15 Mei 2018
Responden: 800 orang
Metode: wawancara tatap muka
Margin of error: 3,46%
Hasil:

Ganjar Pranowo-Taj Yasin: 76,6%
Sudirman Said-Ida Fauziyah: 15%
Belum menentukan pilihan: 8,4%

Charta Politika

Periode: 23-29 Mei 2018
Responden: 1.200 orang
Metode: tatap muka secara langsung dan menggunakan kuesioner terstruktur
Margin of error: 2,83%
Hasil:

1. Ganjar-Yasin: 70,5%
2. Sudirman-Ida: 13,6%

Indo Barometer

Periode: 7-13 Juni 2018
Responden: 800 orang
Metode: multistage random sampling
Margin of error: 3,46%
Hasil:

1. Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen: 67,3%
2. Sudirman Said-Ida Fauziah: 21,1%

Jawa Timur

Populi Center

Periode: 22-28 April 2018
Responden: 800 responden
Metode: multistage random sampling
Margin of error: 3,39%
Hasil:

1. Khofifah-Emil Dardak: 44%
2. Gus Ipul-Puti: 38,8%
Tidak tahu/tidak jawab: 17,3%

Charta Politika

Periode: 23-29 Mei 2018
Responden: 1.200 orang
Metode: wawancara tatap muka
Margin of error: 2,83%
Hasil:

1. Khofifah-Emil Dardak: 44,6%
2. Gus Ipul (Saifullah Yusuf)-Puti: 43,8%

Semesta Alam Media dan Research

Periode: Juni 2018
Responden: 5.760 orang
Metode: wawancara tatap muka
Margin of error: 1,32 persen
Hasil:

1. Gus Ipul-Puti: 52,2%
2. Khofifah-Emil: 47,8%

Selain 3 wilayah itu, ada Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan yang menarik. Di Sumut, ada 2 tokoh nasional yang berhadapan, yakni eks Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan eks Pangkostrad Edy Rahmayadi.



Sementara itu, ada 1 dari 7 Presiden RI yang berasal dari Sulawesi Selatan, yakni BJ Habibie. Wapres Jusuf Kalla pun berasal dari provinsi ini.

Berikut ini adu kuat para calon kepala daerah di Sumut dan Sulsel berdasarkan survei:

Sumatera Utara

LSI Denny JA

Periode: 11-15 April 2018
Responden: 1.000 orang
Metode: multistage random sampling
Margin of error: 3,1 persen
Hasil:

1. Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah: 43,3 %
2. Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus: 33,3 %
3. Rahasia/belum memilih/tidak tahu/tidak jawab: 23,4 %

Indo Barometer

Periode: 26 Mei 2018 hingga 2 Juni 2018
Responden: 800 orang berusia minimal 17 tahun atau memiliki hak pilih
Metode: wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner
Margin of error: 3,46%
Hasil:

1. Djarot-Sihar 37,0%
2. Edy-Ijeck 36,1%

Tidak akan memilih 1,3%
Rahasia 9,4%
Belum memutuskan 12,4%
Tidak jawab/tidak tahu 3,8%

Center for Election and Political Party (CEPP) FISIP USU

Periode: 27 Mei-6 Juni 2018
Responden: 800 responden yang disebar di 33 kabupaten dan kota di Sumut
Metode: multistage random sampling
Margin of error: 3,5%
Hasil:

1. Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah: 53,1 %
2. Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus: 35,7%

Sulawesi Selatan

Indo Riset Konsultan

Periode: 30 Mei-7 Juni 2018
Responden: 1.000 orang
Metode: wawancara tatap muka menggunakan kuesioner
Margin of error: 3,24%
Hasil:

1. Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar: 32,3%
2. Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman: 27,4%
3. Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar: 18,8%
4. Agus Arifin Nu'mang-Tanri Balilamo: 9,2%

Indo Barometer

Periode: 5-10 Juni 2018
Responden: 800 orang
Metode: multistage random sampling
Margin of error: 3,46%
Hasil:

1. Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar: 18,0%
2. Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo: 7,1%
3. Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman: 31,8%
4. Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar: 20,4%
Tidak menjawab: 22,7%



Saksikan juga video tentang 'Survei Indo Barometer, RK-Uu Masih Unggul di Jabar':

[Gambas:Video 20detik]


(bag/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed