Mayoritas Penumpang CN 235 Perwira TNI AD
Kamis, 21 Jul 2005 15:21 WIB
Jakarta - Dua penumpang CN 235 yang tergelincir dan mendarat darurat di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), tewas. Sebagian besar penumpang pesawat itu adalah perwira TNI AD.Kepala Dinas Penerangan Umum (Kadispenum) Mabes TNI Kolonel (CAJ) Ahmad Yani Basuki membenarkan kecelakaan pesawat CN 235 itu. Menurut Yani, pesawat itu tergelincir saat mendarat di Bandara Malikussaleh sekitar pukul 13.00 WIB. Menurut dia, pesawat itu disewa oleh TNI AD untuk mengangkut personelnya dari Banda Aceh ke Lhokseumawe. "Di pesawat itu ada 8 orang penumpang. Semuanya personel TNI AD dan sebagian besar perwira," kata Yani saat dihubungi detikcom, Kamis (21/7/2005). Namun, Yani belum bisa menjelaskan siapa saja kedelapan penumpang tersebut dan apa pangkat mereka. Yang jelas, kata Yani, informasi sementara, dua penumpang meninggal dunia. "Siapa saja nama mereka, saya belum mendapat informasi detilnya," kata Yani. Para personel TNI AD yang diangkut dengan pesawat CN 235 itu terdiri dari berbagai satuan. Salah satunya, dari Yonif 521 Surabaya. "Mereka ke Lhokseumawe untuk menghadiri acara di Koops TNI," ungkap Yani. Selain diisi 8 penumpang, di dalam pesawat buatan IPTN ini juga terdapat 6 kru pesawat. Para penumpang lain dan kru mengalami luka-luka dan saat ini tengah dirawat di RS Kesrem, Lhokseumawe.
(asy/)











































