DetikNews
Senin 18 Juni 2018, 15:58 WIB

Ini Langkah Polisi Jika GT Cikarang Macet Parah Saat Arus Balik

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Ini Langkah Polisi Jika GT Cikarang Macet Parah Saat Arus Balik GT Cikarang Utama dari udara. (Foto: Dok. NTMC)
Jakarta - Polda Metro sudah menyiapkan cara jika terjadi penumpukan kendaraan di ruas jalan tol arah Jakarta saat arus balik nanti. Polda Metro juga sudah berkoordinasi dengan Polda Jateng, Polda Jatim, dan Polda Jabar terkait arus balik.

Argo mengatakan cara yang dilakukan Polda Metro jika terjadi kemacetan di jalan tol adalah menambah 3 pintu tol di Cikarang Utama. Kemudian, pihak Polda Metro juga sudah berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga terkait disediakannya pengisian e-toll di jalur-jalur tol di Pintu Tol Cikarang Utama.



"Kedua, kalau ada antrean di atas 5 km, kemudian kecepatan 0,5 km/jam kecepatannya nah ini perlu diantisipasi. Makanya dari Dirlantas Polda Metro dan jajarannya sudah komunikasi dengan Polda Jabar, Jateng, Jatim yang pertama kita lakukan pengalihan arus. Pengalihan arus bisa kita lakukan di Km 37 nanti kita keluarkan ke jalur arteri dan juga Km 35 jadi bisa ke arah Kalimalang kalau kita keluarkan di sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro, Jakarta, Senin (18/6/2018).

Contraflow juga akan diberlakukan pihak kepolisian jika cara pengalihan arus tidak berhasil. Akan dilakukan penutupan atau pembatasan kendaraan bagi masyarakat yang ingin masuk ke jalan tol Jakarta dan mengarah ke luar Jakarta. Dan bagi pemudik yang akan masuk ke Jakarta akan diprioritaskan terlebih dahulu.

"Ketiga, misalnya contraflow belum bisa menyelesaikan kita lakukan satu arah dari Km 35 ke Jakarta satu arah semua," kata Argo.



Selain itu, Poda Metro mengimbau para pemudik tidak terpaku untuk pulang menunggu pada tanggal 20. Argo mengimbau masyarakat pulang sebelum tanggal 20 agar tidak terjadi penumpukan kendaraan menuju Jakarta.

"Jangan pulang sama-sama karena masuk kerja tanggal 21, tapi rencanakan kepulangan ke Jakarta ini dipikirkan kira-kira kapan, jangan menunggu tanggal 20 karena bisa terjadi kemacetan tapi berpikir bagaimana tanggal 19-20 itu digunakan untuk pulang ke Jakarta," kata Argo.
(rvk/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed