DetikNews
Senin 18 Juni 2018, 08:03 WIB

PKS soal Kasus Sukmawati Dihentikan: Jika Politis akan Tercium

Haris Fadhil - detikNews
PKS soal Kasus Sukmawati Dihentikan: Jika Politis akan Tercium Mardani Ali Sera (Foto: dok. PKS)
Jakarta - PKS meminta kepolisian menjelaskan secara gamblang kepada publik soal penghentian penyelidikan kasus dugaan penistaan agama terkait puisi 'Ibu Indonesia' yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri. Menurut PKS, penjelasan akan mudah jika pendekatan yang digunakan polisi profesional.

"SP3 kasus bu Sukma seperti juga kasus Habib Rizieq semua mesti dijelaskan gamblang pada publik. Karena jika pendekatannya profesional sangat mudah menjelasksan pada publik," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi detikcom, Minggu (17/6/2018).


Namun, jika penghentian suatu kasus itu politis maka bakal mudah ketahuan. "Tapi jika politis akan sangat mudah tercium aroma tidak pasnya," ucap Mardani.

Sebelumnya, polisi menghentikan penyelidikan dugaan penistaan agama terkait puisi 'Ibu Indonesia' yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri. Alasannya, polisi tidak menemukan unsur pidana.

"Tidak ditemukan perbuatan melawan hukum atau perbuatan pidana, sehingga perkara tersebut tidak dapat dinaikkan/ditingkatkan ke tahap penyidikan. Maka kasus tersebut di-SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyelidikan)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal dalam keterangannya, Minggu (17/6) kemarin.
(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed