Pengacara Puji Polisi soal SP3 Kasus Chat Porno Habib Rizieq

Haris Fadhil - detikNews
Minggu, 17 Jun 2018 01:34 WIB
Habib Rizieq Syihab (Foto: Hary Lukita Wardani/ detikcom)
Habib Rizieq Syihab (Foto: Hary Lukita Wardani/ detikcom)
Jakarta - Pengacara Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab, Kapitra Ampera memuji polisi yang telah memberi keterangan soal penghentian penyidikan kasus dugaan chat porno yang melibatkan kliennya. Menurutnya, penghentian penyidikan kasus itu menjadi bukti kepolisian menjalankan penegakan hukum sesuai aturan.

"Secara formil dan materiil penyebar, pendistribusi chat tidak dapat ditemukan, kalau sudah begitu polisi harus ambil jalan on the track of law, dan itu sudah diambil. Maka kita katakan salut kepada polisi meski kasus ini banyak jadi perhatian masyarakat, tapi itu hukum itu hanya 2 warna hitam atau putih," kata Kapitra kepada detikcom, Minggu (17/6/2018).


Menurutnya, polisi telah melakukan tugas secara profesional. Ia menilai jika kasus ini dilanjutkan maka akan terjadi pelanggaran hukum yang dilakukan kepolisian.

"Kita menghormati betul kepolisian punya sikap profesional tegas, karena ini tidak punya 2 alat bukti dan ini harus dihentikan. Nah kita salut lah polisi berani menegakkan kebenaran dan memberikan keadilan kepada semua orang," ucapnya.

Dia juga menyatakan polisi tak bisa disalahkan terkait penghentian penyidikan kasus ini. Menurutnya polisi telah melaksanakan undang-undang.

"Kita ingin katakan polisi tidak bisa disalahkan, polisi jangan disalahkan karena polisi sudah melaksanakan undang-undang. Jangan ketika polisi melaksanakan undang-undang dicaci maki," ucapnya.

Sebelumnya, polisi membenarkan pengakuan Rizieq tentang dihentikannya penyidikan kasus chat. Penghentian kasus itu merupakan kewenangan penyidik.

"Betul penyidik sudah hentikan kasus ini, Bahwa (dihentikannya kasus) ini semua kewenangan penyidik," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, kepada detikcom, Sabtu (16/6) kemarin.


Pertimbangan penyidik menghentikan kasus tersebut karena belum berhasil menemukan sosok yang mengunduh konten chat tersebut ke internet.

"Ada permintaan resmi dari pengacara untuk di-SP3, lewat surat. Setelah itu dilakukan gelar perkara. Maka kasus tersebut dihentikan karena menurut penyidik kasus tersebut belum ditemukan peng-uploadnya," ujar Iqbal .

Kabar soal penghentian kasus chat Rizieq ini sudah berembus pada awal Juni 2018. Saat itu, polisi belum memberikan penjelasan secara terang-benderang mengenai dihentikan atau tidaknya kasus ini. Kemarin (15/6), bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, Rizieq membuat video yang didalamnya berisi rasa syukur dan pengakuan mengenai kasus dugaan chat mesum dihentikan oleh Polda Metro Jaya.

"Di hari yang fitri ini, kami juga ingin menyampaikan kabar baik, alhamdulillah ya rabbil alamin, hari ini kami mendapatkan surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah yang dikirim oleh pengacara kami, yaitu Bapak Sugito, yang beliau dapatkan SP3 ini dari penyidik," kata Rizieq dalam video tersebut. (haf/haf)