DetikNews
Rabu 13 Juni 2018, 13:52 WIB

Jazirah Islam 2018

Mengintip Persiapan Pengantin Wanita Aljazair

Lydia Wijaya - detikNews
Mengintip Persiapan Pengantin Wanita Aljazair Host Jazirah Islam Lydia Wijaya dipakaikan baju tradisional Tlemcen. Foto: Aditya Jakun Nugroho/Jazirah Islam TRANS 7
FOKUS BERITA: Jazirah Islam 2018
Tlemcen - Kota Tlemcen di Aljazair, dikenal sangat kental dengan budaya Islamnya. Untuk lebih mengenal budaya Tlemcen, tim Jazirah Islam berkunjung ke salah satu rumah calon pengantin. Isma Karaoui namanya. Wanita 22 tahun ini menyiapkan pernikahannya yang akan dilangsungkan sepekan lagi.

Acaranya dimulai dengan pemberian cincin warisan dan henna pada tangan yang dilakukan oleh ibu kandung. Prosesi ini dari awal hingga akhir diiringi dengan nyanyian berupa lantunan oleh saudara perempuan Isma, dan diselingi teriakan kegembiraan.

Semua tamu yang hadir juga diberi henna. Sederhana saja, hanya dibentuk melingkar di tengah telapak tangan sebagai simbol kekerabatan. Setelah selesai, ayah dan saudara laki-laki ikut berkumpul dan berdoa bersama demi kelancaran acara pernikahan nanti.



Selanjutnya, Isma didandani dengan make up dan dikenakan baju pengantin yang disebut dengan chedda. Mulai dari rok hingga atasan berbahan beludru. Pada roknya, ditambahkan lagi luaran yang disebut fota.

Yang menarik dari pakaian pengantin tradisional ini adalah perhiasannya. Banyak untaian mutiara yang disematkan pada calon pengantin mulai dari dada menjuntai hingga hampir ke bagian paha.

Bersama mempelai wanita. Bersama mempelai wanita. Foto: Aditya Jakun Nugroho/Jazirah Islam TRANS 7


Barisan mutiara ini dulunya memiliki makna sebagai simbol melindungi organ reproduksi untuk menangkal roh jahat. Selanjutnya ada tutup kepala dengan perhiasan berlapis-lapis, serta tumpukan gelang, juga cicin yang disematkan hampir di setiap jari, dan tak lupa anting mutiara.

Dandanannya cukup unik. Pipi dipulas dengan bentuk lingkaran berwarna merah dan diberi titik-titik warna putih. Pada bibir pun dilakukan hal serupa, diberi gambar titik-titik putih sebagai lambang kemurnian dan perlindungan dari hal negatif.

Terakhir, saatnya membawa calon pengantin perempuan ke tempat calon pengantin laki-laki untuk dikenalkan kepada keluarga laki-laki. Agar tak banyak yang melihat Isma, dikenakan haik untuk menutup tubuh dan wajahnya.



Di tengah gencarnya modernisasi, warga Tlemcen masih mengusung warisan budayanya seperti ini. Pernikahan ini juga dilakukan sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah dan mengikuti perintah-Nya.


Saksikan perjalanan Aljazair selengkapnya dalam program Jazirah Islam, Rabu 13 Juni 2018 pukul 15:00 WIB hanya di TRANS 7
(rns/rns)
FOKUS BERITA: Jazirah Islam 2018
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed