Pelecehan Seksual di Unhas
Mahasiswa Desak Sul Dinonaktifkan
Rabu, 20 Jul 2005 11:37 WIB
Makassar - Aduan Dahlia soal pelecehan seksual yang dilakukan Sul, kepala Jurusan Ilmu Administrasi Fisip Universitas Hasanuddin (Unhas) ramai ditanggapi teman-teman sesama mahasiswanya. Forum Mahasiswa Ekstensi (Formeks) Fisip Unhas menuntut agar Sul dinonaktifkan dari jabatannya.Tuntutan ini tertera dalam surat yang dibuat Formeks yang ditujukan pada Dekan Fisip Unhas. Dalam surat yang tertanggal 4 Juli 2005 itu, Formeks meminta agar tuntutan ini segera dipenuhi."Sehubungan dengan kasus pelecehan seksual itu, kami meminta agar menonaktifkan Sul sebagai kepala Jurusan Ilmu Administrasi Fisip Unhas," tulis Formeks dalam suratnya.Dalam surat yang ditandatangani Ketua Formeks Nasdin Rivandi, juga tertera mahasiswa program ekstensi Ilmu Administrasi Fisip Unhas menolak Sul menggunakan kewenangannya sebagai kepala jurusan di program ekstensi.Surat Formeks ini sudah sampai di Dekan Fisip Unhas. "Sejak surat ini masuk, teman-teman dari Formeks juga sering datang ke sini untuk menanyakan perkembangan kasus pelecehan itu," ujar Ramlan, ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi (Humanis) Fisip Unhas ketika ditemui di ruang himpunannya, Rabu (20/7/2005)."Korban (Dahlia) bukan mahasiswa reguler, dia anak nonreguler. Jadi bukan kewenangan kami mendesak dekan. Ini kewenangan Formeks. Kami sekadar memantau saja. Tapi kalau nantinya bapak itu (Sul) terbukti bersalah, kami pun menuntut agar dinonaktifkan," tutur Ramlan.
(nrl/)











































