Polemik Bawa Anak ke Masjid, Begini Saran MUI

Polemik Bawa Anak ke Masjid, Begini Saran MUI

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 07 Jun 2018 13:15 WIB
Polemik Bawa Anak ke Masjid, Begini Saran MUI
Majelis Ulama Indonesia (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Video seorang anak yang menangis karena tak dibolehkan ke masjid viral di media sosial. Balita itu dilarang ke masjid karena ada larangan dari pengurus.

Padahal orang tua dianjurkan membawa anaknya ke masjid. Hal ini untuk mengenalkan ibadah dan mendekatkan anak dengan masjid. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan orang tua yang membawa anak ke masjid juga akan menanamkan memori yang baik.

"Mendidik anak melalui keteladanan dan pembiasaan amat dibutuhkan karena secara psikologis, anak akan lebih banyak mencontoh perilaku atau sosok figur yang diidolakannya termasuk orang tuanya. Terlebih lagi untuk mengenalkan dan mendekatkan anak-anak ke masjid hal itu akan tertanam kuat dalam memori," kata Zainut lewat pesan singkat, Kamis (7/6/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia MUI Zainut TauhidWakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia MUI Zainut Tauhid (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Dia mengatakan sebagian ulama memberi rambu-rambu yang perlu diperhatikan orang tua jika ingin membawa anaknya ke masjid. Hal dimaksudkan menjaga tetap menjaga kesucian masjid sebagai tempat ibadah. Ada yang berpendapat membawa anak-anak hukumnya makruh.

"Untuk yang makruh karena adanya kekhawatiran anak tersebut mengotori masjid karena buang air sembarangan. Untuk kategori ini biasanya anak-anak di bawah umur yang belum mumayyiz atau anak yang belum bisa menimbang baik dan buruk," tuturnya.


Meski demikian, Zainut memandang semestinya pengurus masjid mencari solusi agar anak-anak dapat datang ke masjid. Misalnya dengan memberikan ruang khusus bagi jemaah yang membawa anaknya.

"Memang seharusnya dipikirkan oleh pengurus masjid untuk memberikan ruangan khusus di masjid bagi orang tua yang ingin membawa anak-anaknya," tutur Zainut. (jbr/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads