Mahfud MD: Pembentukan Parpol Lokal Bisa Jadi Bom Waktu
Selasa, 19 Jul 2005 12:41 WIB
Jakarta - Pro dan kontra rencana pembentukan partai politik lokal di Aceh berlanjut. Politisi PKB Mahfud MD berpendapat permintaan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) agar diperbolehkan membentuk partai lokal berlebihan.Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini berpendapat , dengan menyetujui pembentukan partai lokal, sama artinya dengan memberikan wadah baru bagi gerakan separatis. "Rencana itu bisa menjadi amunisi, bom waktu di masa depan," kata Mahhfud MD dalam perbincangan dengan detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (18/7/2005).Pasalnya, hasil dari perjanjian yang ditandatangani antara pemerintah RI dan GAM di Helsinki terlalu banyak menguntungkan GAM. "Mereka sudah diberi amnesti, kesalahan mereka sudah diampuni. Hak-haknya, termasuk hak politik dikembalikan. Mereka mempunyai hak yang sama dengan warga lainnya, sehingga tidak perlu partai lokal. Kalau ada, berarti pemerintah mengakui eksistensi GAM," jelas Mahfud MD panjang lebar.Dalam pandangan Mahfud MD, pemerintah Indonesia lebih banyak ngalah dalam berunding dengan GAM. Pasalnya, GAM saat ini tidak layak untuk diberi banyak peluang. "Jika GAM menguasai, menang pemilu di sana, terus menguasai aparat pemerintah di tingkat lokal, maka kekuatan GAM semakin tak terbendung. Setelah itu, daerah lain juga akan minta hal yang sama. Papua, Maluku, Riau dan seterusnya," tambah mantan Menteri Pertahanan ini.
(jon/)











































