Jl Jatibaru Belum Dibuka karena Sky Bridge, Ini Kata Polda Metro

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 05 Jun 2018 18:41 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf (Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta belum bisa membuka Jalan Jatibaru, Tanah Abang, karena akan berlangsung proyek pembangunan sky bridge. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf enggan berkomentar soal hal tersebut karena itu bukan kewenangannya.

"Justru itu, tanyakan aja kenapa sky bridge-nya kok belum jadi, kan itu rencana mau dibuat. Ya itu tanyakan. Kita nggak pernah ngurusi itu. Itu bukan kewenangan saya," kata Yusuf kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (5/6/2018).



Yusuf menerangkan sikap polisi terkait penataan kawasan Tanah Abang tertuang dalam enam rekomendasi yang telah dikirimkan ke Pemprov DKI. Dia meminta Pemprov menjalankan rekomendasi tersebut.

"Tanya ke yang berwenang buka jalan itu. Saya nggak berwenang untuk membuka itu. Langkah dari polisi gitulah. Yang penting 6 poin itu sudah dilaksanakan atau tidak," ujar dia.



Terlepas dari itu, Yusuf mengatakan suatu kebijakan memerlukan perencanaan dan koordinasi. Hal itu pulalah yang tercantum dalam enam rekomendasi polisi kepada Pemprov.

"Seharusnya setiap tindakan, kebijakan itu perlu suatu perencanaan, perlu koordinasi. Ya rekomendasi 6 itu lagi," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta belum bisa menjalankan rekomendasi Ombudsman DKI, yang meminta Jl Jatibaru Raya depan Stasiun Tanah Abang dibuka kembali. Alasannya, proyek pembangunan sky bridge akan berlangsung di kawasan tersebut.



"Karena di atasnya akan ada pekerjaan. Sangat berbahaya mobil lewat, sementara di atasnya ada pekerjaan, nanti ada yang jatuh. Dari segi keselamatan berbahaya," kata Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (4/6).

Sandiaga menuturkan proyek pembangunan sky bridge diprediksi memakan waktu 2-3 bulan. Proyek akan berlangsung setelah Lebaran tahun ini. (knv/dnu)