"Tidak boleh masuk di kampus, apalagi sampai berkembang. Masuk aja tidak boleh radikalisme. apalagi radikalisme yang sudah mengarah ke teror," kata Mahfud MD di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Senin (4/6/2018).
"Terorisme kan perkembangan dari sikap radikal. itu aja," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kampus harus berhati-hati karena saat ini arus informasi gampang untuk diakses oleh masyakarat, termasuk di kampus.
"Orang berkomunikasi dengan ideologi lain gampang dan sebagainya. Sehingga kalau tidak ada ketahanan kampus ya berbahaya," ucapnya.
Ditambahkannya, kampus harus punya ketahanan dirinya dan membangun ketahanan dirinya untuk menangkal radikalisme. Jika radikalisme dapat masuk ke dalam kampus, maka akan merepotkan kita semua sebagai bangsa. (fiq/nkn)











































