DetikNews
Minggu 03 Juni 2018, 20:11 WIB

Aksi Brutal SOTR: Vandalisme hingga Penyiraman Air Keras

Mei Amelia R - detikNews
Aksi Brutal SOTR: Vandalisme hingga Penyiraman Air Keras Meski dilarang, kegiatan sahur on the road masih dilakukan beberapa kelompok remaja (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Kegiatan sahur on the road (SOTR) saat ini sudah melenceng dari tujuan untuk berbagi-bagi makanan untuk sesama umat. Dengan kedok SOTR, para remaja saat ini bergerombol di jalan raya untuk melakukan aksi kriminal.

Mulai dari vandalisme hingga penyiraman air keras mewarnai SOTR pada Minggu (3/6) dini hari tadi. Hal ini terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan hingga Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengimbau remaja untuk tidak melakukan SOTR. Para remaja diimbau untuk sahur di rumah masing-masing.


"Karena sekarang yang terjadi hal-hal negatif, bukan yang positifnya, sehingga kita imbau untuk melaksanakan sahur di rumah bersama keluarga masing-masing," kata Argo, Minggu (3/6/2018).

Berikut rangkuman aksi brutal SOTR di Jakarta yang terjadi Minggu (3/6/2018) dini hari tadi:

Tawuran

Di Jakarta Selatan, aksi tawuran mewarnai SOTR terjadi di belakang SMK Penerbangan Kebayoran Baru dan di Jalan Saharjo, Tebet. Tawuran dapat dibubarkan polisi dan enam remaja diamankan polisi.

"Ada enam orang remaja yang diduga hendak tawuran kami amankan dari sekitar lokasi," kata Kapolres Jaksel Kombes Indra Jafar kepada detikcom, Minggu (2/6/2018).

Indra mengatakan para remaja tersebut diamankan karena membawa senjata tajam. Mereka akan diproses lebih lanjut.


"Kita proses lanjut, sedang proses pemeriksaan dan akan kita tahan," kata Indra.

Sejumlah para remaja melarikan diri ketika polisi datang, sehingga motor mereka tertinggal. Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam.

"Dalam penyisiran di seputaran taman belakang STM Penerbangan, kedapatan sajam berupa 12 parang dan arit, potongan besi, kembang api dan motor yang ditinggalkan pemiliknya," paparnya.

Penyiraman Air Keras

Di Jakarta Timur, seorang warga bernama Daniel Ksatria (27) disiram air keras oleh rombongan SOTR di kawasan Jatinegara. Korban disiram air keras saat hendak menegur rombongan SOTR yang berkumpul di pinggir jalan.

Lokasi penyiraman air kerasLokasi penyiraman air keras (Foto: Matius Alfons/detikcom)
"Iya benar, diduga pelaku merupakan rombongan SOTR (sahur on the road) dan masih diselidiki," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jaktim AKBP Sapta Maulana saat dihubungi detikcom, Minggu (3/6/2018).


Penyiraman air keras terjadi di Jalan Otista Raya, Bidara Cina, Jatinegara pada pukul 01.30 WIB. Saat itu ada seratusan peserta SOTR yang berkerumun di dekat JPO Otista.

Korban menegur gerombolan tersebut karena meresahkan. Namun teguran itu dibalas dengan penyiraman air keras.

"Menyiram cairan dari botol plastik air mineral yang berisi diduga air keras ke arah korban," imbunya.

Vandalisme Underpass Mampang

Hal negatif lainnya dari SOTR yakni adanya segerombol pemuda yang melakukan aksi vandalisme. Sekelompok anak muda terekam video mencorat-coret dinding underpass Mampang-Kuningan dini hari tadi.

Beberapa coretan di underpass Mampang-Kuningan antara lain SOTR LAOET KR.CAWANG, SOTR BOEDOET all, SOTR RESPATY Allbases, dan lain sebagainya.


Hal serupa juga terjadi di underpass Matraman. Coretan di underpass Mampang-Kuningan telah dibersihkan oleh petugas.

"Kita cari siapa pelakunya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (3/8/2018).

Pasukan oranye membersihkan coretan di underpass Mampang-KuninganPasukan oranye membersihkan coretan di underpass Mampang-Kuningan (Yuni AY-detikcom)



Simak juga video pernyataan 'MUI: SOTR Sudah Keluar dari Semangat Nilai Agama'

[Gambas:Video 20detik]


(mei/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed