KPK Eksekusi Eks Dirjen Hubla ke Lapas Sukamiskin

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Kamis, 31 Mei 2018 17:50 WIB
Foto: Eks Dirjen Hubla Antonius Tonny Budiono. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - KPK mengeksekusi mantan Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Antonius Tonny Budiono, terpidana kasus suap dan gratifikasi. Eks pejabat di Kementerian Perhubungan itu akan menghuni Lapas Lapas Sukamiskin, Bandung.

"KPK hari ini melakukan eksekusi terhadap terpidana Antonius Tonny Budiono ke Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Sukamiskin Bandung, Jawa Barat," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (31/5/2018).


Putusan Tonny berkekuatan hukum tetap lewat putusan No 2/Pid.Sus/TPK/2018/PN.Jkt.Pst Tanggal 17 Mei 2018. Tonny akan menjalani hukuman pidana 5 tahun bui dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Menurut Febri, denda tersebut telah dibayarkan oleh Tonny.

"Kemarin, Rabu (30/5) yang bersangkutan juga telah menitipkan uang denda Rp 300 juta tersebut ke rekening penampungan KPK," kata Febri.

Tonny terbukti menerima uang suap Rp 2,3 miliar berkaitan dengan sejumlah proyek Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Suap itu berasal dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama (AGK) Adi Putra Kurniawan melalui nomor rekening, buku tabungan, dan kartu ATM bank atas nama Yongki dan Yeyen.
Selain itu, Tonny terbukti bersalah menerima gratifikasi senilai lebih dari Rp 20 miliar dalam pecahan berbagai mata uang. Ada pula berbagai barang yang diterima Tonny dan ditaksir nilai totalnya Rp 243.413.300. Nilai itu merupakan pemberian fisik yang diterima Tonny, dari perhiasan cincin hingga jam tangan. (nif/idh)