DetikNews
Kamis 31 Mei 2018, 13:23 WIB

Harimau Kembali Satroni Kampung di Jambi, Hewan Warga Dimangsa

Ferdi - detikNews
Harimau Kembali Satroni Kampung di Jambi, Hewan Warga Dimangsa Foto: Ilustrator: Edi Wahyono
Jambi - Warga Desa Pungut, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci Jambi, Rusmiyati, diserang harimau beberapa hari lalu. Kini, sosok harimau Sumatera kembali memasuki ladang warga.

Tidak hanya masuk kelokasi ladang, harimau sumatera yang saat ini tengah dipantau pergerakannya oleh tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi serta KPHP unit 1 Kerinci dan pihak lainnya juga telah memangsa seekor hewan peliharaan milik warga.

"Iya ada satu ekor hewan peliharaan warga yang kembali dimangsa oleh harimau itu, sepertinya memang harimau itu turun lagi dari tempatnya, dan kembali berkeliaran di sekitaran lokasi ladang warga," ujar Kepala KPHP unit 1 Kerinci, Neneng Susanti kepada detikcom, Kamis (31/5/2018)

Namun, untuk mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan, kata Neneng, saat ini tim gabungan dari beberapa unsur terkait sudah ditempatkan dilokasi agar harimau tersebut tidak melakukan penyerangan terhadap warga yang akan berladang.

"Kalau sekarang memang masih banyak warga yang takut untuk berladang, namun kita sudah memberitahu bahwa tim akan selalu memantau keberadaan harimau tersebut agar tidak melakukan penyerangan terhadap warga," katanya.

Walau telah dipasang kamera pengintai sebanyak tiga tempat lokasi yang berbeda, namun keberadaan harimau pemangsa tersebut tidak dapat terpantau pergerakannya oleh kamera. Hingga Neneng mengimbau agar warga yang akan berkebun keladangnya selalu membawa alat pelidung diri untuk mengantisipasi adanya serangan harimau secara tiba-tiba.

"Pergerakan harimau ini memang sulit ya terpantau, dia bisa saja bergerak kemanapun karena sifatnya yang liar, maka dari itu kita meminta agar para warga yang akan berladang diminta agar jangan berpergian sendirian, upayakan membawa alat pelindung diri, serta diminta memakai topeng wajah manusia agar harimau tersebut tidak melakukan penyerangan lagi dari belakang," himbaunya

Ia juga menyebutkan, dari tim gabungan yang telah dibentuk, beberapa tim berisikan empat personil untuk melakukan penyisiran di lokasi ladang agar pergerakan harimau itu bisa dapat terpantau kembali.

Meski telah terhitung satu minggu sejak kejadian serangan harimau itu, suara auman harimau itupun sesekali masih terdengar dilokasi.

Di sisi lain, untuk meredam amarah warga supaya tak bertindak sendiri dan dapat membunuh harimau, Neneng mengatakan pihaknya juga telah memberikan himbauan dan pemberitahuan dengan warga sekitar agar tidak melakukan hal yang dapat membahayakan harimau ataupun warga.

"Kita sudah memberikan pemberitahun terus kepada warga agar jangan melakukan tindakan gegabah yang dapat membahayakan, karena tim selalu berjaga-jaga di lokasi," tukasnya

Sebelumnya, seekor harimau sumatera Rabu lalu secara tiba-tiba menyerang seorang petani wanita di Desa Pungut, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Jambi, dalam insiden serangan itu, petani bernama Rusmayanti mengalami luka-luka dibagian punggung, bahu serta wajah setelah berhasil selamat dari sang predator tersebut.

Kini kondisi korban juga masih dalam masa perawatan, setelah dilakukan pengobatan di rumah sakit umum Kerinci.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed