Selain Beer Garden, 3 Bar Lain di Jaksel Juga Ditutup Satpol PP

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 30 Mei 2018 17:36 WIB
Foto: Suasana di Beer Garden, Radio Dalam, Senin (28/5/2018) malam. (Audrey-detikcom)
Jakarta -
Satpol PP menghentikan kegiatan operasional sementara Beer Garden di Radio Dalam, Jakarta Selatan, selama bulan suci Ramadan. Selain Beer Garden, Satpol PP juga menutup sementara tiga bar lain.
"Kita tutup selama bulan suci Ramadan. Empat (bar) termasuk Beer Garden," kata Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan saat dihubungi detikcom, Rabu (30/5/2018).
Ujang tak membeberkan secara jelas tiga bar yang ditutup. Menurutnya, tiga bar itu berada di Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Memang (empat bar) ditutup, emang edarannya begitu," ujar dia.
Dia menjelaskan aparat Satpol PP awalnya melakukan sidak pada Jumat (25/5) lalu. Namun petugas masih mendapati bar yang melanggar jam operasional selama Ramadan.
"Pasti tiap hari (sidak), kemarin kita temukan empat lokasi di Kebayoran Baru," ucap dia.
Ujang mengatakan pihak pengelola bar itu sebenarnya sudah mengetahui soal jam operasional selama Ramadan. Namun mereka tetap nakal dan membuka bar tersebut.
"Untuk manajemen ngerti dan tahu tapi nakal saja," imbuh dia.
Sebelumnya, Satpol PP DKI menertibkan Kafe Beer Garden Radio Dalam (Radal), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penertiban itu berupa penghentian kegiatan operasional sementara karena dinilai melanggar jam operasional selama Ramadan.
"Dia buka. Harusnya tutup. Itu kan dia bar, dia restoran dan bar. Barnya itu kan nggak boleh menyediakan minuman keras. Berdasarkan laporan warga, forum kewaspadaan masyarakat, FKDM Kecamatan Kebayoran Baru, supaya ditindaklanjuti, dan memang petugas tiap malam melakukan pengawasan dan pengendalian. Ternyata di Beer Garden ini ditemukan dia buka," kata Kasatpol PP Yani Wahyu saat dihubungi wartawan, Senin (28/5).
Yani menjelaskan, selama bulan puasa, jam operasional usaha hiburan diatur. Hal itu merujuk pada surat edaran yang dikeluarkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI.



(knv/mea)