Aman Abdurrahman Siap Dihukum Mati

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Rabu, 30 Mei 2018 11:48 WIB
Aman Abdurrahman (Ari Saputra/detikFoto)
Jakarta - Jaksa penuntut umum (JPU) membacakan tanggapan atas nota pembelaan (pleidoi) terdakwa terorisme Aman Abdurrahman. Sidang tersebut juga dilanjutkan dengan pembacaan duplik atau pembelaan Aman atas replik yang disampaikan JPU.

Pada duplik yang disampaikan oleh Aman, ia menyatakan bersedia dihukum mati terkait tindakan yang dianggap mengkafirkan pemerintah. Namun ia menampik jika disebut terlibat serangkaian peristiwa teror yang terjadi di berbagai daerah.

"Saya ingin menyampaikan, ingin mempidanakan kepada saya berkaitan dengan mengkafirkan pemerintahan ini silakan pidanakan, berapa pun hukumannya, mau hukuman mati, silakan," ujar Aman saat memaparkan dupliknya.

Berikut video saat Aman Abdurrahman nyatakan siap dihukum mati:

[Gambas:Video 20detik]




"Tapi kalau dikaitkan dengan kasus-kasus semacam itu, dalam persidangan satu pun tidak ada yang dinyatakan keterlibatan saya. Tapi kalau saya mengajarkan mereka untuk bertauhid, dan yang lainnya mendukung khilafah, silakan pidanakan sesuai keinginan Anda semua," sambungnya.

Sebelumnya, Aman dituntut jaksa hukuman mati karena diyakini menjadi penggerak sejumlah teror di Indonesia. Aksi teror itu disebut jaksa dilakukan setelah Aman menginisiasi terbentuknya Jamaah Ansharut Daulah (JAD).


Teror-teror yang disebut jaksa dipengaruhi Aman di antaranya aksi teror bom di gereja Samarinda pada 13 November 2016, bom Thamrin pada Januari 2016, bom Kampung Melayu pada 24 Mei 2017, serta penusukan polisi di Sumut dan penembakan polisi di Bima pada 2017. (hri/hri)