Terbang di Atas Sulawesi, Heli Asal Rusia Ditahan
Sabtu, 16 Jul 2005 13:55 WIB
Makassar -
Lantaran melintas terbang di atas pulau Sulawesi, pesawat helikopter asal Rusia dicegat oleh TNI Angkatan Udara (AU). Pesawat ini diduga terbang tanpa izin.Saat terbang di wilayah Sulawesi Jumat (15/7/2005) kemarin, pesawat heli jenis Mi-8 ini dideteksi oleh radar TNI AU. Lalu diminta untuk segera mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar.Hingga kini, Sabtu (16/7/2005) pesawat dengan kode register ER-MHM masih ditahan di Bandara Hasanuddin, Makassar. Pesawat ini nampak terparkir di dekat hanggar Lanud Hasanuddin dengan police line di sekelilingnya.Saat ditangkap, di dalam helikopter yang mulai dipakai oleh Rusia sejak tahun 1967 ini, terdapat enam warga negara asing. Lima di antaranya warga Rusia dan 1 warga negara Australia.Saat diperiksa oleh pihak Imigrasi, keenam warga negara asing ini tidak punya masalah dengan visa. "Setelah diperiksa mereka tidak bermasalah dengan visa dan paspor. Masa berlakunya hingga 20 Juli mendatang. Jadi tidak ada masalah," ujar Ikhsanullah, kepala sub seksi pengawasan Kantor Imigrasi Klas 1 Makassar ketika dihubungi wartawan lewat telepon.Hingga kini, 6 orang WNA ini menginap di Hotel Marannu Tower, Jl Bontolempangan, Makassar. Namun, dari kabar yang tersebar, pemeriksaan akan tetap dilakukan terhadap heli berwarna putih hijau ini terkait dengan ada tidaknya izin terbang dari Ditjen Perhubungan Udara.
(asy/)










































