7 Duta Muda Wakili RI dalam 2 Forum Lingkungan Internasional
Sabtu, 16 Jul 2005 10:10 WIB
Jakarta - Yang muda yang berprestasi. Kaum muda memang tumpuan harapan bangsa. Tujuh duta muda mewakili Indonesia dalam dua forum lingkungan tingkat internasional.Tiga duta muda akan mengikuti forum Eco-Minds di Manila, Filipina, pada bulan Oktober 2005.Mereka adalah Ilsa Meidina dari Universitas Indonesia, I Nyoman Sutarsa dari Universitas Udayana Bali, dan Maria Ulfa Christianty dari Universitas Brawijaya Malang.Empat duta lainnya akan ambil bagian dalam program Bayer Young Enviromental Envoy (BYEE) di Jerman pada bulan November 2005.Mereka adalah Wulan Sary dari Institut Teknologi Bandung, Rahima Indria Hanifa dari Institut Teknologi Bandung, Erwina Tobing dari Universitas Padjajaran Bandung, dan Rosidah Hardiani dari Institut Teknologi Bandung.Ketujuh duta muda ini dipilih setelah melalui seleksi dengan mengungguli 68 mahasiswa lainnya dari berbagai universitas dan disiplin ilmu.Program ini diselenggarakan oleh PT Bayer Indonesia, bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati). Demikian disampaikan dalam rilis yang diterima detikcom di Jakarta, Sabtu (16/7/2005).Kedua program ini diharapkan dapat membangun serta mengembangkan jaringan kaum muda dari seluruh dunia agar dapat bertukar pandang dan pengalaman tentang usaha perlindungan lingkungan.Tiga duta muda yang ikut forum Eco-Minds di Manila, Filipina, akan bergabung dengan delegasi muda dari sembilan negara di Asia Pasifik.Mereka akan menyoroti isu-isu pembangunan berkelanjutan, melalui pemanfaatan ilmu dan teknologi yang kreatif dan praktis secara interdisipliner.Tiga duta muda ini terpilih karena memenuhi kriteria memiliki tingkat nalar yang cemerlang untuk menjawab tantangan konsep pembangunan berkelanjutan.Sedangkan empat duta muda yang ikut forum BYEE di Jerman akan bergabung dengan kaum muda terpilih dari 13 negara lain.Mereka akan secara langsung melihat praktik pelestarian lingkungan yang baik, yang telah diterapkan di negara yang sudah sangat maju, seperti Jerman.Empat duta muda ini terpilih karena memenuhi kriteria memiliki tingkat keterlibatan dalam proyek atau kegiatan yang berkaitan dengan usaha-usaha perlindungan lingkungan.
(sss/)











































