DetikNews
Jumat 25 Mei 2018, 22:54 WIB

KPK Dalami Peran Keluarga di Kasus Gratifikasi Zumi Zola

Nur Indah Fatmawati - detikNews
KPK Dalami Peran Keluarga di Kasus Gratifikasi Zumi Zola Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Selama hampir sepekan, KPK memanggil keluarga Zumi Zola. Menurut KPK, pemeriksaan keluarga Gubernur Jambi nonaktif itu untuk menggali keterangan pihak yang pernah membantu dalam proses transaksi dugaan gratifikasi.

"Ya, itu kan selalu begitu. Kan kalau pemeriksaan di KPK, yang terkait dengan kasus itu siapa yang pernah berhubungan, siapa yang pernah membantu dalam proses transaksi, itu selalu kan diperiksa," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2018).

Meski begitu, Agus menyebut belum tentu pihak yang diperiksa akan dikenai proses hukum lebih lanjut. Sejauh ini penyidik masih menggali keterangan dari saksi-saksi tersebut.


Peran keluarga sendiri, lanjut Agus, menjadi perhatian KPK dalam penanganan kasus. Sebab, KPK kerap menghadapi kasus yang melibatkan keluarga. Agus kemudian mencontohkan dalam kasus mantan Bupati Lampung Ridwan Mukti, yang suapnya diterima melalui istri, Lily Martiani Maddari.

"Sebetulnya keluarga itu harus menyadarkan, bukan membantu, ya. Bukan membantu tindak pidana korupsi. Tapi harus menyadarkan suami, harus menyadarkan keluarga. Pesan saya itu," kata Agus.


Secara berturut-turut sejak Selasa (22/5) hingga Kamis (24/5), KPK memeriksa Sherin Taria (istri), Harmina Djohar (ibu), dan Zumi Laza (adik). Dari ketiganya, penyidik KPK mempertanyakan soal dugaan penerimaan gratifikasi yang telah menjadi aset Zola serta uang yang disita KPK dari vila keluarga di Tanjung Jabung, Jambi. Uang yang disita dari vila pada 31 Januari 2018 tersebut berupa pecahan rupiah dan dolar.

Seusai pemeriksaan, tak satu pun dari ketiganya buka suara soal kepemilikan uang maupun asal-usul aset yang disita.


Selain ketiganya, KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap eks Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, ayah Zumi Zola, hari ini. Namun gubernur yang menjabat periode 1999-2010 itu absen dengan alasan sakit.

Zumi Zola, Gubernur Jambi 2016-2021, tersangkut kasus gratifikasi sejumlah proyek di Jambi. Penetapan tersangka Zumi Zola merupakan pengembangan perkara suap kepada anggota DPRD Jambi terkait pengesahan APBD Jambi 2018. Diduga, ada irisan dari duit gratifikasi tersebut dengan suap Rp 6 miliar ke DPRD.
(nif/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed