DetikNews
Jumat 25 Mei 2018, 08:22 WIB

Naik Kelas Jadi Tipe A, Ini Target Utama Polda Kalsel

Raras Prawitaningrum - detikNews
Naik Kelas Jadi Tipe A, Ini Target Utama Polda Kalsel Foto: Raras Prawitaningrum/detikcom
Samarinda - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) resmi dikukuhkan menjadi tipe A dari tipe B. Kenaikan tipologi ini dapat diraih karena kinerja kapolda dan jajarannya telah memenuhi kriteria yang ditentukan.

Adapun kriteria yang diukur adalah peningkatan prestasi dan kinerja, kinerja transparansi, dan akuntabilitas dalam tugas. Kriteria yang ditetapkan oleh KemenPAN-RB ini dikonkretkan dengan status penerapan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

"Target saya yang pertama adalah mengajukan pada Mabes Polri untuk perpindahan lokasi mapolda yang tadinya di Banjarmasin ke Banjarbaru karena sudah terlalu sempit. Kalau di Banjarbaru kan luas, 10 hektare bisa untuk fasilitas kantor dan rumah dinas," ujar Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana usai upacara pengukuhan tipe A di Lapangan Mako Satuan Brimob Banjarbaru, Kamis (24/5/2018).


Rachmat turut mengungkapkan dengan dikukuhkannya Polda Kalsel menjadi polda tipe A, ia bersama jajarannya akan berusaha untuk terus melayani masyarakat dengan baik.

"Walaupun memang kami (Polda Kalsel) masih kekurangan personel sebanyak 9.000 orang lagi, ini bukan menjadi masalah. Kami tidak mengejar kuantitas, tapi kualitas. Di era sekarang ini kita bisa dibantu dengan IT. Sudah ada aplikasi Sasirangan yang mana dua foldernya yang sudah diadopsi menjadi aplikasi nasional," lanjutnya.

Dengan kenaikan tipe A, lanjut Rachmat, kinerja personel diharapkan lebih profesional lagi.

"Saya selalu katakan kurangi pelanggaran, tingkatkan profesionalitas dalam kinerja. Jangan sampai masyarakat tidak terlindungi," tegasnya.


Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen (Pol) Syarifuddin yang turut hadir pada upacara ini untuk mengukuhkan Polda Kalsel menjadi tipe A, mengatakan Polda Kalsel bisa meningkatkan kinerjanya lewat IT.

"Memang seharusnya peningkatan kualitas personel dibarengi dengan IT. Penting adanya keseimbangan antara SDM dengan IPTEK. Seperti Kalsel yang telah memanfaatkan teknologi sehingga bisa menjaga situasi kamtibmas dan pelayanan publik menjadi semakin baik," katanya.

Hingga kini Polda Kalsel memiliki 56 pelayanan publik berbasis IT, seperti SKCK online dan RTMC. Ada juga aplikasi Sasirangan yang mendukung salah satu program prioritas Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang dinamakan Promoter (profesional, modern, dan terpercaya).
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed