Polda Kalsel Bakal Naik Kelas Jadi Tipe A, Ini Alasannya

Polda Kalsel Bakal Naik Kelas Jadi Tipe A, Ini Alasannya

Mustiyana Tia Lestari - detikNews
Senin, 23 Apr 2018 17:40 WIB
Polda Kalsel Bakal Naik Kelas Jadi Tipe A, Ini Alasannya
Foto: Mustiana Tia Lestari
Banjarmasin - Terhitung ada 4 polda di Indonesia yang dipertimbangkan akan naik kelas dari tipe B menjadi tipe A. Kenaikan ini tak lepas dari makin besarnya tantangan di wilayah kepolisian tersebut. Polda Kalsel salah satunya.

"Kita melakukan evaluasi terhadap 4 Polda, Kalsel, Kalteng, NTB, dan Jambi. Polda Kalsel masih tipologi B kapolda masih bintang 1 kalau naik tipe A akan menjadi bintang 2," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN-RB) Asman Abnur saat evaluasi tipilogi di Polda Kalsel, Banjarmasin, Senin (23/4/2018).

Polda yang naik peringkat menjadi tipe A, otomatis juga akan mendapatkan kenaikan anggaran dan fasilitasnya seiring tantangan di daerah tersebut. Kendati demikian, polda yang hendak 'naik kelas' harus terlebih dahulu diusulkan Polri dan dinilai oleh KemenPAN-RB dengan kriteria tertentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Polda bisa meningkatkan pelayanan berbasis elektronik. Tingkat keberhasilan ini akan menjadi indikator dalam meningkatkan prestasi dan kinerja. Semakin tinggi indeksnya, maka semakin besar pula indeks kenaikan tipe," jelasnya.

Kriteria lainnya yang diukur adalah penilaian kinerja transparansi dan akuntabilitas dalam tugas. Kriteria ini dikonkretkan dengan status penerapan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Sementara itu, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana, mengatakan cukup percaya diri dengan kriteria yang ditetapkan KemenPAN-RB. Hal itu lantaran dua kriteria tersebut dinilai sudah terpenuhi oleh Polda Kalsel. Pertama mengenai layanan berbasis elektronik yang sudah diterapkan Polda Kalsel bernama 'Sasirangan'.

"Polda Kalsel juga telah menggunakan sarana dan sistem berbasis IT sebanyak 56 layanan publik antara lain, SKCK, SIM, dan informasi Karhutla. Selanjutnya disatukan dalam satu aplikasi bernama Sasirangan," terang Rachmat.

Aplikasi yang diluncurkan pada 6 April itu melengkapi kriteria untuk polda tipe A lainnya, yaitu kinerja transparan yang kini sudah dimiliki oleh Polres Banjarmasin. Polres yang berada di satuan wilayah Polda Kalsel ini bahkan telah menerima penghargaan dari KemenPAN-RB sebagai salah satu dari 10 polres Indonesia yang mendapat predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).


Rachmat juga menjelaskan prestasi Polda Kalsel lainnya adalah hasil 'Baik' dari evaluasi Akubtabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) selama 3 kali di tahun 2015-2017.

"Sedangkan Indek Tata Kelola (ITK) Polda Kalsel yang dinilai pada tahun 2015 dengan nilai 6.042 dengan kriteria cenderung sedang yang meliputi 7 prinsip tata kelola yang baik dan 8 area perubahan, serta menempati peringkat 8 di seluruh polda di seluruh Indonesia," sambung Rachmat.

Sebagai informasi jumlah personel Polda Kalsel sebanyak 8.772 personel. Rasio jumlah personel dengan penduduk adalah 1 banding 477 jiwa dan apabila dibandingkan dengan luas wilayah 1 personel berbanding dengan 7.35 km persegi. (idr/idr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads