DetikNews
Kamis 24 Mei 2018, 21:53 WIB

Saat Jokowi Ditanya soal Buta Warna Jadi Syarat Masuk Jurusan Kuliah

Ray Jordan - detikNews
Saat Jokowi Ditanya soal Buta Warna Jadi Syarat Masuk Jurusan Kuliah Presiden Joko Widodo (Kris/Biro Pers Setpres)
Majalengka - Saat bertemu dengan para pengurus OSIS dan siswa berprestasi di Majalengka, Presiden Joko Widodo mendapat aduan soal tes buta warna untuk masuk ke jurusan kuliah. Apa tanggapan Jokowi?

Kejadian itu berlangsung saat Jokowi menemui pengurus OSIS SMA/SMK yang berlangsung di Taman Dirgantara, Jl KH Abdul Halim, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5/2018). Tak hanya pengurus OSIS, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pengurus Pramuka, Rohis, dan siswa berprestasi. Total ada sekitar 140 siswa.

Dalam pertemuan itu, salah seorang pelajar bernama Anza Ibrahim asal Indramayu mengaku mengalami buta warna. Kelainan ini membuat dia kesulitan masuk ke jurusan kuliah yang dia inginkan.

"Saya ini penderita buta warna, Pak. Mengapa banyak banget jurusan yang melarang dan menghalangi buta warna untuk masuk?" tanya Anza kepada Jokowi.


Jokowi kemudian meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, yang berdiri di sebelahnya, menjawab keluhan Anza. Muhadjir tak membantah jika memang ada beberapa sekolah atau perguruan tinggi yang mengharuskan adanya tes warna bagi calon siswa atau mahasiswa.

"Memang ada kebijakan dari sekolah maupun perguruan tinggi untuk bidang tertentu mensyaratkan harus yang tidak buta warna," kata Muhadjir.

Namun, lanjut Muhadjir, tak hanya tes warna, tes bidang lain juga diterapkan untuk masuk ke sekolah atau perguruan tinggi tertentu. Sebab, tes itu berhubungan langsung dengan bidang pekerjaan yang akan dijurus usai sekolah nanti.

"Tapi sebenarnya tidak hanya itu, ada syarat lain, karena sudah lulus, berkaitan dengan pekerjaannya. Karena kalau tidak cakap nanti bisa membahayakan. Dan itu bukan Kemendikbud (yang menentukan), tapi ketentuan internasional," kata Muhadjir.


Sependapat dengan Muhadjir, Jokowi menegaskan tes tersebut tidak dilakukan di semua bidang jurusan. Artinya, masih banyak kesempatan lain yang tidak mengharuskan lulus tes warna.

"Tapi tidak semua bidang. Artinya, banyak bidang yang bisa dimasuki. Jadi tidak usah khawatir mengenai itu," kata Jokowi.
(rjo/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed