Cerita Fredrich Bagi-bagi Bonus ke Polisi hingga Hakim

ADVERTISEMENT

Cerita Fredrich Bagi-bagi Bonus ke Polisi hingga Hakim

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 24 Mei 2018 18:43 WIB
Fredrich Yunadi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Terdakwa perkara perintangan penyidikan Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengaku kerap memberi bonus kepada siapapun yang membantunya mendapatkan perkara untuk ditangani. Bonus itu bahkan diberi Fredrich kepada jaksa maupun hakim yang membantunya dapat perkara untuk ditangani.

Awalnya, Fredrich bercerita ia mengenal Novanto lewat Karen, yang merupakan anak buah Novanto. Dari perkenalan itu, Karen sering menghubungi Fredrich untuk datang ke rumah Novanto.


"Biasalah, Karen meminta saya datang, 'ke sini dong, bapak banyak temannya, banyak kerjaan di sini'. Biasalah kalau dapat kerja kan kita dapat fee. Kalau dapat fee kan biasanya yang ngasih dapat commission," kata Fredrich saat diperiksa sebagai terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2018).

Jaksa kemudian menanyakan maksud komisi yang disebut Fredrich tersebut. Menurut Fredrich, komisi yang dimaksud diberikannya bagi pihak yang membantunya mendapat perkara untuk ditangani.

"Saudara Karen itu Anda berikan komisi. Komisi apa?" tanya jaksa.

"Jadi begini Pak, bukan hanya Karen, termasuk advokat-advokat yang bergabung dengan saya. Kalau dia membawa kasus, saya akan memberikan bonus. Siapa saja, teman-teman dari jaksa banyak yang membawa kasus ke saya. Saya juga kasih bonus kok. Polisi juga saya kasih bonus, hakim juga saya kasih bonus. Sama kok, namanya rezeki," ujar Fredrich.

"Dalam hal ini dia bilang ada kasus begini, saya kasih tanda terima kasih toh. Bukan karena hakim menawarkan suatu kasus bukan beliau yang tangani. Mungkin kasus ini lagi masuk, dia tahu. Ini ada perkara, hubungi siapa tahu Anda bisa jadi PH-nya. Kita ini jadi pengacara nggak boleh promosi, nggak boleh masuk iklan. Kalau nggak dari teman, saya ini jadi gembel pak," sambung Fredrich.


Namun, Fredrich tak menyebut secara spesifik apa bentuk bonus yang diberikannya. Namun, ia menyebut kalau bonus untuk stafnya sudah ada perhitungan sendiri dari tiap kasus yang ditangani.

Jaksa kemudian bertanya apa bonus yang diberi Fredrich kepada Karen karena telah mengenalkannya ke Novanto hingga bisa menjadi pengacara Novanto. Menurut Fredrich, ia belum memberi apapun ke Karen.

"Kalau Karen?" tanya jaksa.

"Karen itu dalam hal ini, karena saya belum terima uang, jadi angin yang saya kasih pak. Betul itu, serius," tutur Fredrich. (haf/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT