"Penyelundupan sabu lewat jasa pengiriman yang dikendalikan napi di LP Cipinang. Namanya Toro alias Asiong," kata Kepala BNN Provinsi Riau, Brigjen M Wahyu Hidayat kepada wartawan, Rabu (23/5/2018).
Wahyu menjelaskan, awalnya pihak BNN Riau mengetahui adanya pengiriman paket sabu 5 Kg lewat jasa pengiriman pada Kamis (17/5) lalu. Sabu-sabu tersebut berasal dari Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sampai di Jakarta, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BNN Pusat. Dari pengungkapan jaringan itu, akhirnya ada 7 orang telah ditangkap.
"Awalnya yang ditangkap pertama tersangka AG yang akan menerima sabu di apartemen kawasan Jakarta Pusat," kata Wahyu.
Paket itu akan diterima BAM alias Bayu. Keduanya sebenarnya orang yang mengirim paket lewat kargo. Keduanya lebih awal berangkat dengan pesawat dan menunggu di alamat yang tertera di paket.
"Tersangka Bayu lebih awal ditangkap tim Polres Jakarta Barat, tapi sekarang sudah diserahkan ke kita," kata Wahyu.
Dari penangkapan dua orang tersebut, kata Wahyu, tim terus mengembangkannya. Walhasil menangkap lima pelaku lainnya, EC, EM, JK
"Jaringan ini dikendali napi di LP Cipinang," tutup Wahyu. (cha/asp)











































