DetikNews
Rabu 23 Mei 2018, 12:40 WIB

Kemenpora: Pemahaman Keagamaan Moderat Bisa Tangkal Terorisme

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Kemenpora: Pemahaman Keagamaan Moderat Bisa Tangkal Terorisme Diskusi Kemenpora tentang melawan terorisme. Foto: dok. Kemenpora
Jakarta - Terorisme adalah musuh bersama yang harus ditangkal secara komprehensif. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Asrorun Niam Sholeh mengajak pemuda melawan terorisme dengan pemahaman keagamaan moderat.

"Salah satu caranya dengan memperkuat pemahaman keagamaan moderat di kalangan pemuda dan mahasiswa. Mahasiswa perlu dibidik mengingat mereka yang mudah terkena paham radikal cukup banyak akibat kondisi yang labil," kata Niam lewat keterangan tertulis kepada detikcom, Rabu (23/5/2018). Dia menyampaikan hal tersebut dalam sebuah diskusi bertajuk 'Saatnya Pemuda Bangkit Melawan Radikalisme'.



Niam lantas mengutip data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bahwa sebanyak 16,4% pelaku teror adalah pemuda. Menurut Niam, pendekatan melawan terorisme tak bisa hanya sekadar bersifat punitif.

"Ini usia kita banget dan jadi PR kita bersama. Pendekatan penanganan kasus terorisme terhadap usia muda tidak cukup dengan pendekatan punitif, penghukuman atau pembalasan, tapi bagaimana langkah restoratif dan pemulihan, penyadaran dilakukan," imbuh Niam.



Niam menggarisbawahi soal masuknya paham radikalisme ke pemuda lewat kegiatan keagamaan. Maka itu upaya ini perlu ditangkal dengan pendidikan keagamaan yang lebih komprehensif.

"Jadi perlu penguatan pemahaman keagamaan yang moderat di kalangan mereka," ujar mantan Ketua KPAI ini.

Pendidikan bela negara juga harus diperkuat untuk bersatu melawan terorisme. Niam mengusulkan adanya semacam kemah kebangsaan atau kemah bela negara.
(bag/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed