Siaran Didiskon 4 Jam, Konsumen Kabelvision Minta Kompensasi
Jumat, 15 Jul 2005 09:26 WIB
Jakarta - Jika televisi-televisi swasta off air pukul 01.00-05.00 WIB, protes tidak sederas jika langkah itu diambil oleh Kabelvision. Sebab, Kabelvision menarik iuran pada konsumennya dan menjanjikan siaran 24 jam nonstop saban hari.Buntutnya, pelanggan pun beramai-ramai minta kompensasi. Ada yang minta diskon, ada yang minta ganti rugi dan ada yang mempertanyakan signifikansi penghematan itu.Berikut suara para konsumen Kabelvision yang disuarakan pada detikcom, Jumat (15/7/2005):Iwan Christanto:Saya adalah pelanggan Kabelvision dengan nomor pelanggan 158371 - I.Membaca berita yang dimuat di detikcom saya merasa bahwa selain dirugikan dengan arus informasi yang biasanya bisa diperoleh via CNN atau ABC News terhenti selama 4 (empat jam) maka seharusnya biaya berlangganan juga harus dikurangi.Yang amat "mengherankan" adalah target dari penghentian siaran TV mulai jam 01.00 sampai jam 05.00. Sebesar apa penghematan yang akan diperoleh dari penghentian siaran tersebut? Apakah pemerintah cq Menkominfo Sofyan Djalil menghitung bahwa dengan adanya penghentian siaran maka pemilik TV akan mematikan pesawat TV-nya sehingga bisa diperoleh penghematan yang substantial nilainya?Seharusnya Menkominfo dalam keputusannya perlu menjelaskan berapa besar nilai penghematan yang dihitung diatas kertas bisa diperoleh dan persentasi kontribusi penghematan terhadap target penghematan yang diserukan oleh presiden.Selanjutnya perlu juga diminta ke pengelola Kabelvision untuk meninjautarif berlangganan Kabelvision dengan "pemangkasan" 4 jam dari 24 jamsiaran yang seharusnya bernilai 4/24 atau 1/6 dikalikan tarif yang biasanya dipungut dari pelanggan Kabelvision. Saya belum mengerti apakah ini juga berdampak pada para pelanggan Kabelnet via CBN.Kalau memang juga berharap terhentinya koneksi internet via CBN maka CBN juga seharusnya mengurangi biaya berlangganan sebesar perhitungan yang sama dengan perhitungan di atas yaitu "diskon" senilai 1/6 atau sekitar 16,5% dari tarif normal yang biasanya dipungut dari para pelanggannya.Tb. M. Yusuf Khudri:Pembayaran yang saya lakukan adalah dengan komitmen penyediaan layanan untuk 24 jam 7 hari seminggu dan 365 hari setahun, artinya ada pemotongan layanan selama 4 jam setiap hari, untuk itu seharusnya ada kompensasi.Hitung-hitungan kasar sebagai berikut:Saya membayar iuran kabel vision sebesar Rp. 345.400 setiap bulan, artinya komitmen layanan yang saya harusnya peroleh, dengan asumsi satu hari 24 jam, dan 30 hari sebulan, saya harusnya dilayani selama 720 jam, dengan off air selama 4 jam setiap hari artinya saya hanya mendapatkan layanan selama 600 jam, untuk itu artinya hak saya setiap bulan tidak diberikan sebesar Rp. 57.566.57. untuk setahun menjadi Rp. 690.800,-. (subject to errors) Lalu penghematan apa yang saya lakukan?Dan kalau memang diteruskan artinya regulasi pemerintah telah merampok hak layanan yang seharusnya diterima pelanggan.Saya tidak ingat klausul kontrak yang saya tanda tangani, apakah ada klausul mengenai regulasi pemerintah, artinya regulasi pemerintah dianggap force majeur, di luar tanggung jawab Kabelvision, artinya pelanggan yang dirugikan. Duh sedihnya kalau kemudian hasil rampokan dari iuran saya bisa dijelaskan kontribusinya dalam harga BBM oleh pemerintah dengan hitung-hitungan dengan metodologi yang teruji, mungkin rasa sakit hati saya akan berkurang.Dan penayangan pesan off air seperti yang diberitakan oleh detikcom sebenarnya tidak mematikan infrastruktur kabelvision seperti penguat yang dipasang di tiang-tiang listrik yang tersebar di area layanan.Kalau memang tujuannya supaya pelanggan tidur dan mematikan peralatan listrik di rumah, memang mencapai tujuan, tapi dari sisi infrastruktur tetap tidak ada penghematan. Mematikan peralatan penguat di seluruh pelosok area pelayanan Kabelvision? Itu lebih boros BBM ketimbang tetap dinyalakan, Kabelvision harus mengerahkan armadanya untuk mematikan dan menyalakan penguat di setiap titik.Winny Hosea:Saya pelanggan Kabelvision dengan No ID 364577, merasa sangat-sangat kecewa. Dengan kebijakan yang dilaksanakan Kabelvision dengan mematikan siaran dari jam 1 sampai 5 pagi. Saya sebagai pelanggan merasa dirugikan. Sudah jam siarannya berkurang, minta pembayarannya tetap full lagi! Tolong pihak manajemen untuk memperhatikan hal tersebut.Dermawan Adi Saputra:Wah yang bener aja nih! Saya rasa gerakan hemat energi ini jadi kebablasan. Di zaman informasi kok informasi malah dibatasi.Seharusnya lebih dititikberatkan pada kendaraan bermotor saja, informasi kan termasuk produk vital saat ini. Jangan malah gara-gara hemat energi kita jadi bego gak tau apa yang terjadi di dunia luar dong. Tentang Kabelvision, apakah ada konpensasi biaya?Ramadhian:Kalau Kabelvision ikut-ikutan off air tanpa batas waktu yang ditentukan, para pelanggan seharusnya mendapatkan discount untuk biaya langganan yang tetap dibayar full sedangkan jam tayangnya jadi banyak berkurang.Daniel:Saya sebagai pelanggan Kabelvision merasa sangat kecewa dan menyesalkan keputusan Kabelvision yang secara sepihak memutuskan untuk menghentikan siaran-nya antara pukul 1.00 - 5.00. Seperti yang kita ketahui bersama, Kabelvision adalah penyedia layanan TV Kabel berlangganan dimana pelanggan membayar untuk menikmati layanan televisi 24 Jam.Putusan untuk menghentikan siaran sesudah jam 1 malam saya pikir sudah menyalahi "kontrak" kerjasama antara pihak Kabelvision dan pelanggan-pelanggannya. Kalau TV-TV swasta memutuskan untuk berhenti siaran sesudah jam 1 malam saya pikir kita sebagai pelanggan gratisan harus bisa menerima kebijaksanaan tersebut.Akan tetapi beda halnya dengan Kabelvision dimana kita membayar untuk menikmati layanannya. Apalagi saingan terdekatnya tidak ada tanda tanda akan mengambil kebijaksanaan serupa.Eddy Sumarsono:Dengan diberhentikannya siaran Kabelvision mulai dari jam 01.00 - 05.00, saya sangat dirugikan karena menurut saya Kabelvision adalah saluran khusus, dimana pelanggannya membayar jumlah tertentu.Biasanya saya menonton CNN, BBC, HBO, Cinemax dan Starmovies di akhir pekan, namun dengan adanya penutupan siaran ini tentu tidak bisa lagi, apakah pelanggan bisa menuntut ganti rugi atau mendapat discount? Tentu sulit, karena ini Indonesia.Benyamin I. Sadikin:Kita berlangganan Kabelvision bukan hanya untuk menonton program TV lokal saja tetapi lebih ke TV luar (untuk mendapatkan informasi) juga. Kalau memang kabel vision membatasi jam siarnya, berarti kita juga membatasi pembayarannya yaitu setengah dari tagihan.Bagus:Seharusnya Kabelvision tidak menghentikan siarannya untuk pukul 1 sampai 5 dinihari, karena kita sudah membayar berlangganan untuk dapat menikmati siaran 24 jam dan itu adalah hak konsumen. Sedangkan kewajibannya Kabelvision sebagai penyedia jasa untuk menayangkan siaran 24 jam.Bila hal ini diteruskan, sebagai konsumen kita berhak untuk meminta potongan harga berlangganan karena kita tidak bisa menikmati siaran 24 jam penuh. Atau jangan-jangan ini sebagai strategi Kabelvision untuk melakukan penghematan yang akhirnya mengorbankan konsumen.Bila dihitung, efek penghematan dari Kabelvision berhenti beroperasi pun tidak signifikan. Berapa banyak sih keluarga yang berlangganan dan cakupannya pun hanya di Jakarta dan Surabaya?Franky T:Hal ini cukup mengejutkan mengingat siaran ini adalah siaran hanya bagi orang yang berlangganan dan membayar uang langganan untuk menikmatinya.Kelihatannya imbauan pemerintah untuk penghematan dimanfaatkan oleh Kabelvision untuk menambah keuntungan bagi perusahaan tersebut apabila mereka tidak memberi potongan iuran berlangganan kepada para pelanggannya. Hal ini sangat terasa apabila menjelang akhir minggu, karena pada hari Jumat dan Sabtu biasanya saya menikmati siaran Kabelvision hingga larut malam.Saya harap Kabelvision bisa lebih bijaksana menyikapi imbauan pemerintah dengan tidak memanfaatkan untuk kepentingannya sendiri. Kalau mau dibatasi siarannya silakan tapi kurangi juga iuran pelanggan.James Setiobudhi:Sebagai pelanggan Kabelvision No ID 123964 yang dalam keadaan normal saja akanmeminta pemotongan harga (discount) seandainya siaran terganggu sesuaibesarnya jam off-air. Maka apabila Kabelvision memutuskan untuk mengikutiimbauan pemerintah untuk menghemat energi yang tidak pada tempatnya, maka sayatidak akan membayar langganan Kabelvision pada jam off air.Apabila dalam seharinya 4 jam off air, maka 4/24 dari biaya bulanan yang harus didiskon!Saluran Suara Anda:Anda pelanggan Kabelvision, saluran suara Anda melalui email :redaksi@staff.detik.com
(nrl/)











































