Dilansir AFP, Selasa (22/5/2018), bangkai-bangkai gajah tersebut ditemukan di negara bagian Sabah, Malaysia. Diperkirakan usia gajah-gajah itu 1 tahun hingga 37 tahun.
"Kami saat ini sedang melakukan tes terhadap organ internal mereka. Tidak ada tanda-tanda penembakan," ujar direktur departemen lingkungan hidup setempat, Augustine Tuuga.
Tuuga mengatakan penyebab matinya gajah tersebut mungkin saja karena mereka memakan pupuk yang berada di lokasi perkebunan sawit. Hal itu dapat meracuni mereka.
Gajah kerdil termasuk spesies hewan langka. Gajah ini merupakan jenis gajah terkecil di Asia dan jumlahnya mencapai 2.000. Banyak pemburu yang menangkap mereka untuk mengambil gadingnya karena memiliki harga jual yang tinggi di pasar gelap. (nkn/nvl)











































