"Jadi yang bertemu itu adalah Katib Aam NU, Gus Yahya (Yahya Cholil Staquf). Jadi Katib Aam itu kalau bahasa Indonesia juga disebut Sekjen. Hanya saja Katib Aam itu sebutan untuk pengurus Syuriah NU," kata Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini kepada detikcom, Senin (21/5/2018).
Menurut Helmy, kedatangan Gus Yahya ke Gedung Putih adalah permintaan Mike Pence. Gus Yahya pun datang ke Gedung Putih secara resmi mewakili NU.
Gus Yahya dalam pertemuan itu, kata Helmy, menyampaikan tentang situasi di Surabaya pasca-pengeboman 3 gereja. Pertemuan itu juga membahas situasi di negara Suriah.
"Memang disampaikan perkembangan di Surabaya dan di Suriah," ujar Helmy.
Mike Pence dalam cuitannya menyebut Presiden AS Donald Trump berdiri bersama NU dalam hal kebebasan agama dan melawan 'jihad'. Helmy lantas meluruskan maksud 'jihad' yang dicuitkan Pence.
"Jadi yang dimaksud itu adalah aksi 'jihad' yang keliru, maksudnya ISIS," ujar Helmy.
Yahya Cholil juga menyampaikan tentang Islam Nusantara kepada Pence. Konsep ini menurut NU adalah sebagai penangkal paham radikal.
"Diundang untuk menyampaikan bagaimana konsep Islam Nusantara," kata Helmy. (bag/tor)











































