Politisi Senior PPP Sebut Indonesia Penting bagi Anwar Ibrahim

Politisi Senior PPP Sebut Indonesia Penting bagi Anwar Ibrahim

Robi Setiawan - detikNews
Senin, 21 Mei 2018 11:45 WIB
Politisi Senior PPP Sebut Indonesia Penting bagi Anwar Ibrahim
Foto: Dok. REUTERS/Darren Whiteside
Jakarta - Kedatangan politisi Malaysia Anwar Ibrahim ke Indonesia mendapat apresiasi sejumlah pihak, salah satunya politisi senior PPP, Emron Pangkapi. Menurutnya kunjungan Anwar ke Jakarta ini membuktikan Indonesia sangat penting bagi Anwar Ibrahim.

"Kunjungan ini tergolong istimewa, mengingat waktunya yang begitu dekat dengan hari pembebasannya. Timing ini mengesankan betapa pentingnya Indonesia di mata Anwar Ibrahim," kata Emron, dalam keterangan tertulis, Senin (21/5/2018).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Emron menambahkan, apalagi ini adalah kunjungan pertama Anwar ke luar negeri setelah dibebaskan dari penjara untuk yang kedua kalinya. Sehingga Indonesia seperti "rumah kedua" bagi Anwar, karena di negara inilah dia mendapatkan banyak pelatihan dari para mentor, serta mewarisi semangat perjuangan dari para pendahulu republik.

"Anwar dan Indonesia memang sulit dipisahkan. Era 70-an, sebagai Ketua Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM), mitra Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Indonesia, Anwar Ibrahim muncul sebagai tokoh pergerakan mahasiswa Islam di Asia. Kedua organisasi ini sering melakukan kerja sama di berbagai forum dan saling tukar silabus pelatihan bagi anggota. Dia bolak balik Kuala Lumpur-Jakarta, dan menjadi saksi sejarah kebangkitan generasi baru Indonesia-Malaysia," jelas Emron.

Selanjutnya menurut Emron, Anwar diperlakukan sebagai sahabat sejati di Indonesia. Di negeri ini, dia dapat mencurahkan segala pemikirannya. Di Indonesia juga Anwar dihargai dan mendapat pengayoman, di tengah remuk redam hatinya akibat tindakan represif pemerintah Malaysia atas dirinya (1998-2018).

Emron mengaku mempunyai kenangan tersendiri dengan Anwar. Ia pertama kali bertemu Anwar di Kuala Lumpur tahun 1991, saat Anwar baru menjabat sebagai Menteri Keuangan. Saat itu Emron diterima khusus Anwar di ruangan kerjanya Menara United Malays National Organisation (UMNO) menjelang perhimpunan agung (kongres) tahunan UMNO.

"Sejak itulah dengan segala kemudahan saya senantiasa hadir di kongres UMNO, baik sebagai wartawan maupun pemerhati. Bertemu Anwar Ibrahim selalu mengalir kisah pergerakan mahasiswa kedua negara, termasuk pernik-pernik kehidupan yang mengasikkan," kata Emron.



Sebelumnya, politis Malaysia Anwar Ibrahim, mengunjungi Indonesia pada Minggu (20/5/2018) dan bertemu dengan Presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie dan sejumlah tokoh lainnya. Pembebasan Anwar merupakan kesepakatan Mahathir Mohammad dengan koalisi Pakatan Harapan (PH), sebelum Pilihan Raya Umum (PRU) ke-14 Malaysia 2018.

Anwar disebut-sebut sebagai pewaris pemikiran kepemimpinan tokoh Islam Indonesia, Mohammad Natsir dan berteman dalam pergulatan pemikiran dengan tokoh-tokoh Indonesia sejak zaman mahasiswa.

Para aktivis kampus teman Anwar, adalah tokoh tokoh Indonesia baik yang berada di pemerintahan maupun yang berseberangan dengan pemerintah. Namun saat ini teman seangkatan Anwar sudah tidak lagi beredar di panggung politik. (mul/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads